Viral Usai Hina Sumpah Pemuda, Siswa SMAN 4 Tinggimoncong Minta Maaf

53
  • 4
    Shares
Polres Gowa
MA beserta orang tua dan Kepala SMAN 4 Tinggimoncong saat memberikan keterangan di Polres Gowa. (IST)

SULSELSATU.com, GOWA – Setelah video siswa SMA di Gowa yang menghina sumpah pemuda viral di media sosial, Polres Gowa bertindak cepat mengamankan pelaku yang terdiri dari tiga orang pelajar tersebut.

Ketiga pelaku diketahui merupakan pelajar dari SMAN 4 Tinggimoncong berinisial NR (16), FK (17), MA (18) dan MF (17).

“Kami langsung mendatangi rumah siswa-siswi yang ada di dalam rekaman itu dan melakukan pemeriksaan terhadap mereka dengan pendampingan dari kedua orang tuanya,” kata Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Gowa, Kamis (2/8/2018).

Kepada penyidik unit PPA, MA (18) mengatakan bahwa dirinya mendapat tugas dari seorang guru untuk berlatih mengucapkan Sumpah Pemuda secara sungguh-sungguh. Saat sudah mulai berlatih, konsentrasi MA terganggu dengan hadirnya 2 siswi yang mengajaknya bercanda.

Viral Usai Hina Sumpah Pemuda, Siswa SMAN 4 Tinggimoncong Minta Maaf 1

“Refleks ketika direkam, sambil mengucapkan Sumpah Pemuda tangan MA melakukan aksi yang tidak etis, apalagi diikuti dengan nada ketawa dari MA dan siswi tersebut. Tentu saja hal ini mengundang kemarahan dan ketidaksenangan netizen terhadap siswa-siswi tersebut terutama terhadap MA,” jelas Shinto.

Pasca pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polres Gowa, Shinto kemudian memanggil kedua orangtua, MA dan kepala sekolah untuk berdiskusi di ruangan Kapolres.

Di depan Kapolres, MA dan orangtuanya meminta maaf dan menyesali perbuatannya.

“MA dan orangtuanya menangis dan meminta maaf kepada publik karena telah melakukan perbuatan tidak etis hingga viral di media sosial,” kata Shinto.

Selain kedua orang tua pelaku, Kepala SMA Negeri 4 Tinggimoncong Zulkifli juga meminta maaf kepada publik dan bertekad untuk lebih aktif mengawasi perilaku siswa-siswinya serta meminta kesempatan untuk melakukan pembinaan terhadap MA.

“Saya apresiasi terhadap kecepatan reaksi Polres Gowa dan Polsek Tinggimoncong sehingga masalah ini tidak menyebarluas dan cepat tertangani,” kata Zulkifli kepada media.

Shinto juga meminta peran aktif orangtua, guru dan Polsek agar tidak pernah lelah mengingatkan siswa-siswinya untuk cerdas dan bijak ber-media sosial. Hindari hatespeech, hoax dan perilaku tidak etis lainnya.

“Kita terus memberi sosialisasi agar generasi muda kita bisa santun dan cerdas dalam ber-medsos,” tutup Shinto.

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Awang Darmawan

Viral Usai Hina Sumpah Pemuda, Siswa SMAN 4 Tinggimoncong Minta Maaf 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga