Selewengkan Dana Bergulir LPDB, Kejati Tahan Dua Penggawa Koperasi Makassar Maju

  • 4
    Shares
Korupsi Mks

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim penyidik Kejati Sulsel melakukan penahanan terhadap dua pelaku dugaan korupsi penyalahgunaan dana bergulir LPDB Kementerian Koperasi.

Diketahui, akibat dugaan korupsi tersebut, negara mengalami kerugian sebesar Rp 9 miliar pada tahun 2013 lalu.

Dua pelaku tersebut, Andi Asmar dan Eli Rahmawati ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pemeriksaan di ruang penyidik pidana khusus Kejati Sulsel pada hari ini, Jumat (3/8/2018).

Kepala Seksi Penyidik Kejati Sulsel, Andi Faik Nana Hamzah mengatakan, jabatan kedua tersangka dalam koperasi simpan pinjam Makassar Maju adalah, Andi Asmar sebagai kepala koperasi sedang Eli Rahmawati memegang menjabat sebagai bendahara koperasi.

“Jadi ke depan kami akan lakukan penahanan selama dua puluh hari. Ini tahanan pertama tingkat penyidikan,” ujarnya, Jumat (3/8/2018).

Faik mengatakan bahwa tindak korupsi yang dilakukan kedua tersangka adalah diselewengkan untuk kepentingan pribadi. Keduanya disebut seolah-olah memanfaatkan koperasinya agar bisa mendapatkan dana bantuan LPDB koperasi yang kemudian mereka bagi-bagi.

“Iya (koperasinya fiktif). Garis besarnya seperti yang sudah kami sampaikan tadi. Yang jelas sudah ada hitungan resmi,” tegas Faik.

Akibat tindakan keduanya, dugaan kerugian negara adalah sebesar Rp. 8.091.150.279. Kini tersangka Andi Asmar telah dibawa menuju lapas Klas I Makassar, sedang Eli ditahan di Rutan Klas I Makassar.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan