Lantik Pejabat Hasil Lelang Jabatan, Husler: Hindari Pungli dan Korupsi!

30
  • 2
    Shares
Pejabat Lutim

SULSELSATU.com, MALILI – Gerbong mutasi di jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bergulir. Sebanyak enam pejabat pimpinan Tinggi Pratama resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Jumat (03/08/2018).

Pelantikan ini juga disaksikan oleh Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, Ketua DPRD Luwu Timur Amran Syam, Sekertaris Daerah Luwu Timur Bahri Suli dan segenap pimpinan OPD lainnya.

Keenam pejabat yang dilantik yakni Ramadhan Pirade menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Indra Fawzy menjabat Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Halsen menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Andi Habil Unru menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Sukarti menjabat Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Satri menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Bupati Luwu Timur, Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan bahwa pelantikan ini merupakan hasil lelang jabatan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Menurut Husler, pelantikan ini tidak segera dilaksanakan karena membutuhkan waktu yang cukup untuk menilai dan menguji sejauh mana kinerja masing-masing pejabat yang dilantik.

“Saya ingin pejabat yang dilantik ini benar-benar mampu mendorong pencapaian visi misi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Itulah mengapa saya butuh waktu untuk menilai kualitas pejabat yang dilantik,” katanya.

Husler meminta agar pejabatnya tidak bekerja seperti palu-palu yang selalu ditekan baru mau bekerja. Mental pejabat tidak boleh seperti itu, tapi harus yang kreatif, inovatif dan mampu berkomitmen bersama untuk meningkatkan kinerja semua aparaturnya.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga mengingatkan agar selalu berhati-hati dalam mengelola anggaran.
“Jangan coba-coba bermain dengan anggaran. Hindari pungli dan mari kita berkomitmen untuk menghindari perilaku tindak korupsi. Laksanakan pengelolaan anggaran sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga