Ini Tanggapan Pihak RSUD Barru Soal Pasien yang Ditahan karena Biaya

38
Bupati Barru, Suardi Saleh menjenguk Nur Magfirah (21), pasien yang tertahan di RSUD Barru karena tak mampu membayar biaya rumah sakit. (Sulselsatu/Asriadi Rijal)

SULSELSATU.com, BARRU – Pelaksana Tugas Dirut RSUD Barru, Amis Rivai angkat bicara soal pasien yang tertahan di RSUD Barru karena persoalan biaya perawatan sebesar Rp20 juta yang belum dilunasi.

Menurut Amis, pihak rumah sakit tidak pernah memberi pernyataan menahan kepada pasien karena belum melunasi biaya tersebut.

“Saat ini kebetulan saya sedang berada di Medan, namun saya sudah konfirmasi ke petugas saya, bahwa tidak ada yang menyatakan menahan pasien tersebut,” ujarnya, Sabtu (4/8/2018).

Mungkin saja, kata dia, si pasien yang merasa gusar dengan biaya pembayaran semahal itu. Sehingga dia merasa diri tertahan karena belum sanggup melunasi.

“Pasien ini kan masuk kategori umum karena tidak punya BPJS. Meski dia mengaku tergolong kurang mampu, namun sesuai aturan, kewajiban pasien membayar biaya perawatan. Kalau kami hanya merawat,” katanya.

“Namun demikian, saat ini solusinya kita sudah uruskan BPJS. Kamis itu juga saya sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Saat ini semua masalah sudah clear. Pasien sudah bisa pulang,” sambungnya.

Bupati Barru, Suardi Saleh mengatakan tak ingin lagi mendengar jika ada pasien kurang mampu harus dibebankan biaya untuk perawatan di RSUD Barru. Terlebih jika memang punya hak untuk diuruskan jaminan kesehatan.

“Kita di Kabupaten Barru telah mendapatkan program UHC yang memudahkan untuk kepengurusan BPJS, intinya pihak rumah sakit jika ada warga seperti ini segera diuruskan itu kalau tidak punya BPJS apalagi jika memang warga yang kurang mampu. Jangan biarkan warga kita terbebani seperti ini, jadi kesannya ditahan,” kata Suardi saat menjenguk pasien tersebut di RSUD beberapa waktu lalu.

Diketahui, pasien bernama Nur Magfirah (21) warga Pekkae, Kecamatan Tanete Rilau, yang dirawat di ruang bersalin karena operasi di luar kandungan harus tertahan di rumah sakit seusai operasi karena harus menyelesaikan biaya rumah sakit sebesar 20 juta lebih.

Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Kink Kusuma Rein

Terpopuler