Sumarsono Ingatkan Pentingnya Revolusi Mental untuk Indonesia

47
Img 20180804 Wa0041
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pj Gubernur Sulsel, Sumarsono, menjelaskan soal revolusi mental dan strategi pembinaan otonomi daerah. Menurutnya, revolusi mental adalah perubahan cepat dan mendasar cara berpikir, cara bekerja dan cara hidup yang lebih baik dalam semangat berbangsa dan bernegara. 
 
Hal itu disampaikan saat ia memberikan ceramah umum pada Peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XV Tahun 2018 di badan BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (4/8/2018).
 
“Gerakan nasional revolusi mental ini untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional Indonesia,” kata Sumarsono. 
 
Di awal ceramah ia kembali meninggatkan pentingnya cita-cita dan tujuan nasional bangsa Indonesia. Karena Indonesia memiliki cita-cita yakni mewujudkan suatu negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.  
 
Sementara, tujuan bangsa Indonesia, di antaranya mencerdaskan kehidupan bangsa. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia. Memajukan kesejahteraan umum. Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
 
“Karena cita-cita dan tujuan kehidupan bangsa Indonesia ini yang menjadi segala dasar dari berbagai aktivitas tujuan pemerintahan,” ujarnya.
 
Dibidang politik Indonesia juga harus berdaulat dan mampu membuat keputusan sendiri. “Maka syarat utamanya negara berdaulat dan mampu membuat keputusan sendiri dan tidak tergantung negara lain,” katanya. 
 
Dalam diklat ini, berbagai topik disampaikan termasuk terkait pemerintahan daerah, peraturan pemerintahan serta dinamikanya. Diklat ini merupakan bagian pengembangan kapasitas kepemimpinan individu peserta.
 
Dilatpim ini berlangsung selama 3,5 bulan dan akan berakhir 16 November mendatang. Khusus angkatan 15 ini, terdiri dari 60 peserta dari 7 provinsi, termasuk 13 orang dari Sulsel.
 
Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Kink Kusuma Rein