Penyaluran GPN Masih Fokus untuk Kartu Debit

13
  • 2
    Shares
Pembayaran Tol Non Tunai, Bambang Kusmiarso, Bank Indonesia
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Bambang Kusmiarso. (Sulselsatu/Abdul Kadir Jaelani)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penyaluran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) oleh Bank Indonesia (BI) masih fokus pada kartu debit perbankan.

Melalui GPN, masyarakat dapat bertransaksi dari bank manapun, dengan menggunakan instrumen dan kanal pembayaran apapun.

Hingga akhir tahun ini, BI menargetkan 30 persen kartu debit nasabah perbankan yang sudah dapat terkonversi menjadi kartu berlogo GPN.

“Bank Indonesia dan perbankan akan berkomitmen untuk menjaga ketersediaan jumlah kartu berlogo GPN,” kata Kepala BI Sulsel, Bambang Kusmiarso, Ahad (5/8/2018).

Kehadiran GPN, kata Bambang dapat memperluas penerimaan nasabah perbankan melalui kemudahan akses terhadap seluruh kanal pembayaran.

Bambang melanjutkan jika dari 100 Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), 98 di antaranya telah memperoleh persetujuan menerbitkan kartu ATM dan debit berlogo GPN.

“Penukaran kartu debit nasabah menjadi GPN bisa dilakukan di mana saja sesuai bank masing-masing. Sehingga di Sulsel, kami (BI) tidak bisa menyebut secara rinci sudah ada berapa karena bisa saja orang dari Jakarta menukar di sini dan kemudian kembali ke Jakarta,” tambah Bambang.

Melalui GPN, potongan yang dikenakan bank kepada merchant atau Merchant Discount Rate (MDR) terjadi penurunan yang sebelumnya sebesar 1,6-2,6 persen menjadi 0-1 persen.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Kink Kusuma Rein