Pesawat Jatuh di Pegunungan Alpen Swiss, Seluruh Penumpang Tewas

34
  • 2
    Shares
Ilus
Ilutrasi (int)

SULSELSATU.com, SWISS – Sebuah pesawat kecil jatuh di Pegunungan Alpen Swiss. Keseluruhan orang yang ada di dalam pesawat tewas.

Polisi mengatakan, jumlah korban tewas sebanyak 20 orang. Mereka terdiri atas tiga orang Austria dan 17 orang Swiss. Pesawat berjenis JU-52 ini dibangun pada akhir 1930-an sebagai pesawat militer.

Dilansir Reuters, Senin (6/8/2018), pesawat jatuh pada Sabtu (4/8/2018) sekitar pukul lima sore waktu setempat, di sisi barat gunung Piz Segnas, Grissons.

Polisi mengatakan mereka yang tewas adalah pasangan dari kanton Swiss di Zurich, Thurgau, Lucerne, Schwyz, Zug dan Vaud, bersama dengan tiga anggota keluarga dari Austria dan tiga anggota awak dari Thurgau dan Zurich.

“Kemarin adalah hari terburuk dalam sejarah 36 tahun JU-Air,” kata Chief Executive maskapai Kurt Waldmeier pada konferensi pers. “Kami semua menderita kerugian yang sangat besar.”

Penyelidikan masih dilakukan untuk mencari penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Dugaan sementara, pesawat menghantam daratan dengan kecepatan tinggi.

“Seseorang dapat memastikan bahwa pesawat menghantam tanah secara vertikal dengan kecepatan tinggi,” kata Daniel Knecht, yang mengepalai divisi penerbangan dari Badan Investigasi Keselamatan Transportasi Swiss.

Didirikan pada tahun 1982, JU-Air menawarkan penerbangan tamasya, charter, dan petualangan dengan tiga pesawat Junkers Ju-52 abad pertengahannya yang dinonaktifkan oleh Angkatan Udara Swiss dan dikenal di Jerman sebagai pesawat “Bibi Ju”.

Ini adalah pertama kalinya, maskapai tersebut mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kematian atau cedera pada penumpang dan awak. Maskapai menghentikan penerbangan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Editor: Febriansyah

Pesawat Jatuh di Pegunungan Alpen Swiss, Seluruh Penumpang Tewas 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga