Adnan Wacanakan Tutup Gunung Bawakaraeng, Ini Alasannya

77
  • 5
    Shares
Bawakaraeng Adnan

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Forum Intelektual Selatan Sulawesi (FISS) Parimpungan Anak Gowa dan Kriyaw Pecinta Alam menggelar Seminar dan Kaduppakang Gunung Bulu Bawakaraeng di Istana Tamalate, Senin (6/8/2018).

Kegiatan yang digelar selama dua hari ini mengangkat tema Kembalikan Kedudukan Gunung Bulu Bawakaraeng.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengaku turut bersedih atas kondisi Gunung Bawakaraeng saat ini yang semakin parah. Menurutnya, seminar ini dilakukan untuk menyamakan persepsi atas kejadian tersebut.

“Inilah langkah konkret yang dilakukan oleh Pemkab Gowa dengan mengadakan seminar. Kita samakan persepsi kita, menyatukan pemahaman terkait kondisi Bawakaraeng, sehingga kita berharap ada langkah yang dilakukan dengan bekerjasama pencinta alam. Saya turut sedih dengan keadaan gunung bulu bawakaraeng,” katanya.

Tak hanya itu, Adnan bahkan memiliki rencana untuk menutup sementara Bawakaraeng agar dilakukan pembenahan yang dimulai degan pembersihan gunung.

“Pemikiran saya kita tutup dulu Bawakaraeng, lalu kita turunkan sampahnya, lakukan penghijauan, tanami kembali tanahnya dengan pohon, baru dibuka kembali tapi tetap kita harus jaga Bawakaraeng,” beber Bupati termuda se-Kawasan Indonesia Timur itu.

Olehnya, Adnan berharap kedepannya Gunung Bulu Bawakaraeng mampu menjadi magnet yang mengundang orang untuk berkunjung ke Gowa.

“Tentu kami berharap dengan adanya seminar seperti ini bisa menempatkan Bawakaraeng sebagai heritage yang membanggakan dan orang tertarik mengunjungi Kabupaten Gowa,” harapnya

Seminar dan Kadupakkang Gunung Bulu Bawakaraeng ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Sekreris Daerah Kabupaten Gowa, Pecinta Alam, dan Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga