Mantan Bupati Selayar Apresiasi Kunjungan Nurdin Abdullah ke Selayar

19
Img 20180807 164248 771
Gubernur Sulsel terpilih Nurdin Abdullah saat berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Selayar. (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Setelah mengunjungi daerah Luwu Raya dan Toraja, Gubernur Sulsel terpilih, Nurdin Abdullah melanjutkan safarinya ke Kabupaten Kepualauan Selayar.

Kunjungannya langsung diapresiasi tokoh masyarakat Selayar sekaligus mantan Bupati Selayar periode 1994 – 2004, Akib Patta. Menurut Akib, Nurdin Abdullah adalah seorang negarawan sejati.

Baca juga: Kunjungi Lutra, Nurdin Abdullah: Pilkada Telah Selesai, Saatnya Bersatu

“Prof Nurdin Abdullah betul-betul manampakkan sikap sebagai seorang negarawan. Kalau politisi pasti tidak akan datang lagi karena kalah di Selayar pada Pilgub lalu,” kata Akib pada acara pertemuan relawan Nurdin Abdullah di Kelurahan Benteng Selatan, Kecamatan Benteng Selayar, Selasa (7/8/2018).

Baca juga: Warga Toraja Setuju Usulan Nurdin Abdullah Tunda Lovely Desember

Akib menambahkan bahwa sebelum Pilkada, Nurdin Abdullah datang menawarkan program yang akan dilakukan untuk membangun dan memajukan Selayar.

Hanya saja sangat disayangkan, sebab pada Pilgub Sulsel lalu, yang memilih pasangan Prof Andalan dikisaran 30 persen atau 21 ribu orang Selayar yang memahami program yang ditawarkan tersebut.

“Prof Nurdin Abdullah sudah tawarkan program. Sayangnya hanya 21 ribu yang memilih Prof. Yang memilih inilah yang paham dengan program Prof Nurdin Abdullah,” tuturnya.

Dia meminta kepada masyarakat Selayar, kini saatnya membantu Nurdin Abdullah untuk membangun Selayar.

Sementara itu, Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengatakan, sekarang keliling daerah di Sulsel untuk menyatukan rakyat yang pernah “tercabik-cabik” karena beda pilihan di Pilkada.

“Setelah ada calon yang terpilih mari kita kubur dalam-dalam atribut Pilkada. Yang menang adalah rakyat Sulsel. Saatnya kita semua bersatu, karena kalau rakyat Sulsel menyatu dengan mudah pemerintah menggerakkan pembangunan,” ujar Bupati Bantaeng dua periode itu.

Penulis: Asrul
Editor: Hendra Wijaya

Terpopuler