Tembus Rp13 Juta, Masyarakat dan Pedagang Keluhkan Kenaikan Harga Hewan Kurban

29
Idul Kurban, Sapi Kurban, Kabupaten Gowa
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah masyarakat dan pedagang kompak mengeluhkan harga hewan kurban yang mengalami kenaikan tahun ini.

Isnayah misalnya, salah satu pegawai Pemkot Makassar ini mengatakan, dana yang dipersiapkan untuk membeli sapi kurban berpatokan dengan harga sapi pada 2017 lalu. Namun setelah mengecek ke lapangan, dia mendapati harga sapi kurban mengalami kenaikan.

“Selisih harganya bukan Rp100 ribu-Rp200 ribu, ini kenaikannya sampai Rp1,2 juta,” keluh Inayah, Selasa (7/8/2018).

Keluhan senada dilontarkan salah satu pedagang sapi di Al Markaz, Mustafa. Dia mengatakan, sapi dengan berat 80 kilogram yang semula dihargai Rp11,5 juta naik menjadi Rp13 juta.

Tembus Rp13 Juta, Masyarakat dan Pedagang Keluhkan Kenaikan Harga Hewan Kurban 1

Dia menyebut, kenaikan tersebut akibat dari melonjaknya harga pupuk dan benih rumput gajah di tingkat peternak.

“Naiknya langsung dari peternakan, mereka bilang biaya penanaman hingga pemeliharaan rumput gajah mahal karena bibit dan pupuknya yang naik,” ujar Mustafa.

“Saya belum bisa katakan pengaruhi penjualan karena masih awal-awal, tetapi saya berharap semoga pembeli semakin banyak,” harap dia.

Penulis: Mawar A. Pasakai
Editor: Hendra Wijaya

Tembus Rp13 Juta, Masyarakat dan Pedagang Keluhkan Kenaikan Harga Hewan Kurban 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga