Paolo Maldini Resmi Kembali ke AC Milan

12
  • 1
    Share
Maldini
Paolo Maldini (int)

SULSELSATU.com, MILAN – Legenda Italia, Paolo Maldini bakal menjalankan peran baru kembali pulang ke AC Milan. Mantan bek I Rossoneri itu ditunjuk sebagai Direktur Pengembangan di AC Milan.

Mantan kapten timnas Italia itu akan berperan dalam menguatkan fondasi pembinaan di kesebelasan yang pernah membesarkan namanya.

Pengalaman sebagai pemain dan ilmu kepelatihan yang didapat Maldini, diyakini pihak I Rossoneri mampu mengangkat prestasi klub itu.

Maldini merupakan pemain yang juga dibentuk oleh sang ayah, Cesare Maldini. Ayahnya itu pernah menjadi pelatih Milan dan timnas Italia.

Karisma Maldini juga dinilai mampu menjadi sumber inspirasi dan motivasi para pemain muda yang masih ditempa di akademi Milan. Sosoknya sebagai salah satu legenda hidup I Rossoneri diharapkan mampu dihormati sekaligus menjadi contoh para pemain lainnya.

Maldini ikut digandeng kembali ke Milan setelah klub itu memastikan Leonardo sebagai Direktur Klub tersebut setelah hengkang dari Paris Saint-Germain (PSG). Mantan bek 50 tahun itu disebut-sebut memang diinginkan Leonardo untuk sama-sama membangun klub mereka.

Kembalinya Leonardo dan Maldini bakal menambah para legenda Milan yang kembali ke klub mereka. Sebelumnya ada Gennaro Gattuso yang masih menjabat sebagai pelatih tim utama Milan.

Direktur Eksekutif Milan, Paolo Sacroni, menyampaikan optimismenya kedatangan mantan pemain Milan tersebut bisa memantik kebangkitan klub tersebut. Ia menyebut penyegaran di level direktur klub merupakan bagian dari Elliott Management setelah mengakuisisi Milan dari Yonghong Li.

“Sedikit sekali yang bisa menggambarkan Paolo Maldini untuk AC Milan. Ini bagian dari komitmen Elliott untuk membangun pondasi yang kuat untuk kesuksesan jangka panjang,” terang Sacroni seperti dikutip dari Sky Sports.

“Ini tentu tak akan muda dan butuh waktu lama, tapi kami punya ambisi besar. Penunjukan Paolo Maldini adalah langkah awal yang penting kembali ke AC Milan yang merupakan tempatnya.”

Editor: Febriansyah