JK Tak Hadir Sidang Kabinet RAPBN, Ini Alasannya

37
Screenshot 2018 06 24 17 16 30 53
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (IST)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjelaskan alasannya tidak hadir mendampingi Presiden Jokowi saat membuka rapat paripurna kabinet dengan topik nota keuangan dan RAPBN tahun anggaran 2019 di Istana Negara, kemarin.

Dia menjelaskan absen lantaran menemani anak ketiganya, Muswira Kalla menjalani operasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Saya tadi menemani anak di Rumah Sakit, dioperasi di (Paviliun) Kencana (RSCM),” kata JK di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Selasa (7/8/2018).

Namun, JK tidak mau membeberkan tentang penyakit yang diderita anak ketiganya tersebut. Ia hanya menyatakan syukur lantaran operasinya berjalan lancar.

“Alhamdulillah sukses, pokoknya operasi. di (Paviliun) Kencana (RSCM), jadi persis di jam yang sama, karena rapat juga kan baru kemarin diumumkan. Jadi karena anak, jadi ya mesti ditemani,” papar JK yang dikutip dari Liputan6.

Jokowi menggelar Sidang Kabinet Paripurna terkait Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran (R-APBN) 2019 di Istana Negara.

Dalam sambutannya, Jokowi kembali mengingatkan seluruh jajaran di kabinetnya untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Kembali lagi saya ingin menegaskan bahwa prioritas pengembangan sumber daya manusia menjadi tekanan dan perhatian dari setiap kementerian yang ada,” ujar dia di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/8/2018)

Menurutnya, ada sejumlah program yang menjadi fokus pemerintah dalam pengembangan SDM, salah satunya pelatihan vokasi. Di mana, dalam implementasinya, pemerintah telah menggandeng sektor industri. Hal ini juga diharapkan bisa diikuti oleh sektor-sektor lain.

“Saya harapkan terutama untuk vocational school, vocational training, kemudian kemitraan dengan industri, upgrading di ketenagakerjaan kita dan kementerian lain,” kata dia.

Editor: Febriansyah

Rekomendasi Berita

Baca Juga