Jalur Pendakian Rinjani Masih di Tutup Akibat Gempa Lombok

12
  • 3
    Shares
Pendakian Rinjani

SULSELSATU.com, LOMBOK – Gempa Lombok, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Masih Ditutup

Badan Nasional Penanggulangan Bencana masih menutup jalur pendakian Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Hal itu lantaran jalur pendakian mengalami longsor akibat gempa bumi berkekuatan 7 skala richter yang mengguncang Lombok pada Minggu (5/8/2018).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, gempa besar yang mengguncang Lombok membuat kondisi tanah menjadi tidak stabil. Untuk mengatisipasi keamanan para pendaki, jalur pendakian dari berbagai arah ditutup.

“Taman Nasional Gunung Einjani masih ditutup, karena kondisinya membahayakan, ada jalur rusak dan berpotensi longsor,” kata Sutopo saat ditemui di Gedung BNPB, Jalan Pramuka Kav 38, Jakarta Timur, Rabu (8/8/2018).

Sutopo menjelaskan, penutupan jalur pendakian Gunung Rinjani pun belum bisa dipastikan kapan akan berakhir. Pasalnya, saat ini tim sedang fokus untuk melakukan evakuasi para korban di berbagai wilayah.

“Belum tahu, jalur pendakian ditutup sampai waktu yang tidak ditentukan,” imbuh Sutopo.

Untuk diketahui, gempa hebat yang terpusat di Lombok Utara terjadi pada Minggu (5/8/2018). Memasuki hari ketiga pascagempa, tercatat 131 orang tewas dan 1.477 orang mengalami luka berat. Adapun lokasi terparah dengan jumlah korban tewas tertinggi di Lombok Utara sebanyak 78 orang.

Dari total 131 orang meninggal, sebanyak 78 korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara, 24 korban dari Kabupaten Lombok Barat, 19 korban dari Kabupaten Lombok Timur, 6 korban dari Kota Mataram, 2 korban dari Kabupaten Lombok Tengah, dan 2 korban dari Kota Denpasar.

Editor: Agung Hidayat