Demokrat Sebut Sandi “Sogok” Partai Koalisi Agar Jadi Cawapres Prabowo

52
Sandiaga Uno (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Mencuatnya nama Sandiaga Uno dalam penjaringan calon wakil presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mengejutkan banyak pihak.

Partai Demokrat sebagai partai yang mengajukan diri untuk koalisi Prabowo adalah partai yang paling dibuat kesal.

Baca juga: Capres Prabowo Ditentukan Malam Ini, Ada Nama Sandiaga Uno

Bahkan, kader Partai besutan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuding bahwa Sandiaga Uno menyetor uang yang banyak ke PAN dan PKS agar lolos jadi Cawapres Prabowo.

Demokrat Sebut Sandi "Sogok" Partai Koalisi Agar Jadi Cawapres Prabowo 1

Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief kesal terkait sikap Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang disebutnya memilih Sandiaga Uno jadi cawapresnya.

Andi menyebut, wakil gubernur DKI Jakarta tersebut menyetor Rp500 miliar ke PAN-PKS untuk jadi cawapres Prabowo.

“Sandi Uno yang sanggup membayar PAN dan PKS masing-masing Rp500 M menjadi pilihannya untuk cawapres,” ujar Andi kepada wartawan seperti dikutip Detik, Rabu (8/8/2018).

Opsi duet Prabowo-Sandi makin kuat menjelang detik-detik pendaftaran capres. Andi kecewa lantaran Prabowo mementingkan materi.

“Di luar dugaan kami, ternyata Prabowo mementingkan uang ketimbang jalan perjuangan yang benar,” ujar Andi.

Soal duet Prabowo-Sandi, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan Sandi, merupakan sosok alternatif yang bisa diterima calon mitra koalisi.

Sandi dipilih di tengah kengototan Partai Demokrat, PKS, dan PAN, yang masih ingin memajukan kader sebagai cawapres.

“Kebetulan Sandi kan satu partai dengan Prabowo. Mungkin bagi partai yang lain, tidak menjadi… tidak irilah. Partai lain kan maunya Demokrat, yang PAN maunya PAN, PKS maunya PKS, alternatifnya dipilih di luar tiga partai ini,” kata Riza.

Sekadar diketahui, Sandiaga Uno merupakan kader dari Partai Gerindra. Pengusaha tajir itu didukung Gerindra pada Pilgub DKI Jakarta untuk mendampingi Anies Baswedan yang saat itu menantang petahana, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Baca Juga