Koalisi Prabowo-SBY Terancam Bubar Gara-gara ‘Jenderal Kardus’

44
  • 3
    Shares
Sby Prabowo 1
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinamika politik nasional jelang Pilpres 2019 tiba-tiba menghangat dalam sehari terakhir. Penyebabnya, Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Andi Arief melontarkan pernyataan pedas kepada Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra.

Andi Arief murka dan berani menyindir Prabowo sebagai jenderal kardus.

“Prabowo ternyata kardus. Malam ini kami menolak kedatangannya ke Kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Jenderal kardus,” kata Andi Arief dalam akun Twitternya, @AndiArief_, Rabu (8/8/2018) malam.

Pernyataan ini pun seakan memberi tanda kepada publik bahwa koalisi yang dibangun antara Susilo Bambang Yudhoyono dengan Prabowo Subianto terancam bubar. Padahal, dua tokoh pimpinan partai ini sudah saling mengunjungi kediaman masing-masing. Bahkan, di pertemuan kedua di kediaman Prabowo, SBY tak sungkan memuji eks danjen Kopassus itu sebagai calon presiden.

Koalisi Prabowo-SBY Terancam Bubar Gara-gara 'Jenderal Kardus' 1

Pertemuan ketiga dilakukan di rumah SBY dengan menghasilkan tujuh poin kesepakatan. Pertemuan ketiga ini membahas masalah pendaftaran dan koalisi parpol.

Romantisme SBY-Prabowo beberapa hari terakhir ini pun akhirnya berakhir jelas batas masa pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden. Maka benar kata pepatah, politik itu dinamis. Bisa berubah dalam sekejap. Hal inilah yang terjadi antara Gerindra dengan Demokrat.

Andi Arief dalam cuitannya blak-blakan menyebut insiden ini membuat Demokrat tak cocok dengan Gerindra besutan Prabowo. Bagi dia, cara Prabowo yang memilih pendampingnya karena hanya uang menjadi pemicunya.

Andi pun menyinggung nama Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra sekaligus Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno. Ia mengatakan peran Sandiaga yang membayar PAN dan PKS agar mendapat tiket cawapres.

“Jenderal Kardus punya kualitas buruk, kemarin sore bertemu Ketum Demokrat dengan janji manis perjuangan. Belum dua puluh empat jam mentalnya jatuh ditubruk uang Sandi Uno untuk mengentertain PAN dan PKS,” tutur Andi.

Diserang dengan hujatan demikian, elite Gerindra tak tinggal diam. Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono membalas dengan menyebut justru SBY sebagai jenderal kardus. Arief menyindir kiprah kader Demokrat yang banyak dijerat kasus korupsi.

“Jenderal kardus itu jenderal yang mimpin partai yang kadernya suka ngumpulin duit hasil korupsi di dalam kardus. Bukan Prabowo,” ujar Arief dalam pesan singkatnya, Rabu (8/8/2018) malam.

Perseteruan soal ‘Jenderal Kardus’ ini membuat koalisi Demokrat-Gerindra terancam karam. Bagaimana cerita selanjutnya, menarik untuk disimak.

Editor: Awang Darmawan

Koalisi Prabowo-SBY Terancam Bubar Gara-gara 'Jenderal Kardus' 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga