Polda Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Gedung MAN-IC Gowa

33
  • 2
    Shares
Dicky Sondani
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. (Sulselsatu/Hermawan Mappiwali)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dit Reskrimsus Polda Sulsel mengungkap babak baru kasus pembangunan gedung Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN-IC) yang selama ini disebut jadi konstruksi gagal.

Pada kasus yang mulai bergulir pada 2017 lalu itu, penyidik menetapkan tiga orang sebagai tersangka.

Informasi tiga tersangka tersebut kemudian turut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

“Ditkrimsus Polda Sulsel telah menetapkan (tiga) tersangka tipikor pembangunan ruang kelas belajar Asrama Putra dan Asrama Putri MAN IC, Kabupaten Gowa,” kata Dicky, Kamis (9/8/2018).

Tiga tersangka yang dimaksud Dicky adalah Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK) Andi Muhammad Anshar, Direktur PT. Syafitri Perdana Konsultan, Ir. Alimuddin Anshar, dan Direktur PT. Cahya Insani Persada Hendrik Wijaya.

Sementara itu, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono mengatakan, pada kasus ini BPKP menyebutkan kerugian negara sebesar Rp7 miliar lebih.

Diketahui, proyek di Desa Belapunraga, Kabupaten Gowa ini menggunakan dana APBN tahun anggaran 2015 sebesar Rp8,2 miliar yang dikucurkan melalui Kementerian Agama RI.

Namun akhirnya proyek yang semestinya sudah bisa difungsikan untuk sarana belajar-mengajar itu hingga kini belum rampung pengerjaannya, bahkan terhenti dan terbengkalai.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

Polda Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Gedung MAN-IC Gowa 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga