Leander Dendoncker Resmi Berlabuh ke Wolves

13
  • 3
    Shares
Leander Dendoncker

SULSELSATU.com – Wolverhampton Wanderers makin menunjukkana keseriusannya sebagai tim promosi Premier League 2018/2019. Setelah mendatangkan Adama Traore, Rui Patricio, Jonny Castro Otto, Joao Moutinho, dan Raul Jimenez, Wolves menggaet Leander Dendoncker dari Anderlecht dengan status pinjaman semusim dengan opsi permanen di musim panas selanjutnya.

Dedoncker sendiri merupakan didikan akademi Anderlecht dan sudah mengemas 11 gol dan 4 assist dalam 171 penampilan. Pemain berusia 23 tahun itu berhasil mempersembahkan trofi (Jupiler Pro League) Divisi Utama Liga Belgia dan dua Piala Belgia untuk Anderlecht. Sementara untuk level internasional, debut perdananya tertuang 2015 silam. Dedoncker juga masuk dalam skuat Roberto Martinez pada gelaran Piala Dunia 2018 silam.

Bertaburnya para bintang dalam skuat Belgia membuat Dedoncker hanya tamplil sekali di Rusia, tepatnya saat The Red Devils membungkam Inggris 1-0 di babak pamungkas grup. Di satu sisi, Dedoncker bukan pemain yang layak dipandang sebelah mata.

Kemampuannya dalam membaca permainan lawan salah satu nilai jualnya. Di liga Champions musim lalu misalnya, Dedoncker membukukan rata-rata 2,5 intersep per laga, hanya kalah dari Adrien Trebel dan Alexandru Chipciu yang notabene lebih senior.

Selain itu, Dedoncker juga mampu bermain sebagai bek sentral selain posisi aslinya sebagai gelandang bertahan. Varian posisi semacam ini tentu bakal membantu Nuno Espírito Santo untuk memperbanyak opsi pemain defensif.

Dalam format 3-4-3 yang diusung Nuno, sepasang gelandang tengahnya saling melengkapi. Ruben Neves diutus untuk muncul dari lini kedua selain mengemban tugas sebagai pengalir bola. Mantan penggawa FC Porto itu ditemani Romain Saiss yang lebih defensif.

Nah, posisi Saiss ini yang kemungkinan bakal ditempati Dedoncker nantinya. Selain memiliki tipikal identik, postur fisik keduanya tak jauh berbeda –Saiss 190 sentimeter dan Dedoncker 188 sentimeter.

Selain itu, masih ada kemungkinan Dedoncker untuk turun sebagai bek sentral, menjadi alternatif selain para bek sentral reguler Wolves musim lalu seperti Willy Boly, Conor Coady, dan Ryan Bennett.

Kabar baiknya lagi, pakem 3-4-3 bukanlah skema yang asing untuk Dedoncker. Belgia juga menerapkan formasi dasar yang sama di Piala Dunia lalu.

Dengan semua atribut yang dimilikinya, keputusan Wolves untuk merekrut Dedoncker merupakan langkah yang jitu pun demikian untuk Dedoncker. Sekarang tinggal bagaimana dirinya akan beradaptasi dengan Premier League yang keras itu, menyusul Eden Hazard, Mousa Dembele, Jan Vertonghen, dan Toby Alderweireld, para seniornya yang sukses itu.

Editor: Agung Hidayat