Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Amali Bone, Suksesor Suardi?

80
  • 187
    Shares
Ilustrasi. (Int)

SULSELSATU.com, BONE – Dua orang terduga teroris di Desa Liliriattang, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88, Jumat siang (10/8/2018).

Kedua terduga teroris tersebut adalah BD (34) dan YD (35). BD ditangkap sebelum salat Jumat dan YD tertangkap pasca salat Jumat.

Kepada wartawan siang tadi, Kapolres Bone, AKBP Kadarislam mengatakan, kedua teroris yang diamankan adalah warga asli Kecamatan Amali.

Keduanya merupakan jaringan Suardi (50), teroris asal daerah setempat yang ditembak mati Densus 88 2013 lalu.

Bahkan kata Kadarislam, keduanya diketahui pernah terlibat langsung pada gerakan teroris di Poso. “Keduanya ditangkap karena memang terlibat langsung dengan teroris di Poso,” ungkap Kadarislam.

Selain menangkap kedua terduga teroris tersebut, Densus juga mengamankan bom aktif jenis TNT yang tertanam dalam sebuah kebun kakao sekitar 1 kilometer dari rumah pelaku.

“Bom ini sudah lama tertanam, tapi sewaktu-waktu dapat digunakan karena tinggal dipasang pemicu bisa langsung diledakkan,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, Suardi (50) merupakan bos teroris asal Desa Liliriattang, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone. Pada 2013 lalu, Suardi diamankan bersama anaknya yang duduk di bangku pesantren.

Suardi kemudian ditembak mati oleh Densus 88 di tempat lain karena dilaporkan melakukan perlawan kepada aparat menggunakan senjata api. Adapun putra Suardi saat itu dilepas Densus.

Memang diinformasikan, ada banyak suksesor Suardi pasca kematiannya. Bahkan, di kampung tersebut ada banyak senjata api yang disembunyikan.

Pergerakan kader-kader teroris dan banyaknya senjata api di lokasi itu sebenarnya diketahui oleh aparat kepolisian setempat. Namun, aparat tak dapat berbuat banyak.

Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Baca Juga