Rumah Sanusi di Jalan Tinumbu Ternyata Sengaja Dibakar, Pemantiknya adalah Narkoba

  • 13
    Shares
Sumarsono Tinumbu
Pj Gubernur Sulsel, Sumarsono saat mengunjungi korban kebakaran di Jalan Tinumbu Lorong 166 B, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Senin, (06/08/2018). (IST)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Upaya penyelidikan asbab kebakaran di Jalan Tinumbu, Kelurahan Panampu, Kecamatan Tallo, mulai menunjukkan titik terang.

Pihak kepolisian kini telah meringkus enam orang terduga pelaku terkait peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin dini hari (6/8/2018).

Baca juga: Enam Orang Tewas dalam Kebakaran Hebat di Tinumbu Tadi Subuh

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, dari enam terduga pelaku yang ditangkap, dua di antaranya merupakan warga binaan Lapas.

Baca juga: Ini Identitas 6 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Tinumbu

Irwan juga membenarkan bahwa peristiwa kebakaran itu dilatarbelakangi oleh sindikat jaringan peredaran narkoba di Makassar.

Baca juga: Polisi Usut Dugaan Unsur Kesengajaan dalam Insiden Kebakaran Tinumbu

Namun Irwan masih menolak membeberkan identitas para pelaku yang telah diamankan oleh polisi tersebut. Termasuk belum mau secara rinci menyebutkan peran Ahmad Fahri (Fahri) pada sindikat jaringan narkoba ini.

Baca juga: Dalami Kasus Kebakaran di Jalan Tinumbu, Polisi Periksa 20 Saksi

Irwan hanya menegaskan, bahwa memang kebakaran itu berhubungan dengan kasus penganiayaan yang dialami Fahri Sabtu (4/8/2018) lalu. Rentetan peristiwa yang terjadi sebelum kebakaran yang menewaskan Sanusi beserta lima keluarganya itu memang ibarat mata rantai.

Baca juga: Aroma Dugaan Pembunuhan di Balik Kebakaran Tinumbu Makin Menguat

“Polisi sudah naikkan ke tahap penyidikan. Sejauh ini sudah ada enam yang diamankan dan jumlah ini akan terus berkembang sejalan dengan keterangan para tersangka,” ujar Irwan, Jumat (10/8/2018).

“Ada dua kes yang menyertai peristiwa itu (kebakaran) yang pertama kasus penganiayaan. Tersangkanya sudah kami amankan termasuk kasus pembakaran juga tersangkanya sudah kami amankan,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa kebakaran hebat di Jalan Tinumbu lorong 166 B pada Senin (6/6/2018) lalu menewaskan Sanusi sekeluarga. Sanusi dan istrinya Bondeng, meninggal dunia bersama Musdalifah (anaknya) dan tiga orang cucunya, Ahmad Fahri, Namira, dan Hijas.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya