Bantuan dari Sulsel Terus Mengalir ke Lombok

4
Img 20180808 Wa0039
Tim medis asal Sulsel memberikan pertolongan medis terhadap korban gempa Lombok, NTB. Dalam tim medis asal Sulsel ini, salah satunya berasal dari PSC 119 Dinkes Sinjai. (IST)
Bantuan dari Sulsel Terus Mengalir ke Lombok 1

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bantuan dari Sulsel untuk korban gempa bumi di Lombok terus mengalir. Bantuan yang diberikan dikirim secara bertahap.

“Pemerintah Sulawesi Selatan cukup leading, jadi hari pertama yang kita kirim 21 dokter dan paramedis,” kata Pj Gubernur Sulsel, Sumarsono, Rabu (08/08/2018).

Soni, sapaan akrab Sumarsono menjelaskan, saat ini hampir 60 dokter asal Sulsel yang berada di Lombok. Selain dari jumlah tersebut, IDI telah mengirimkan 40-an dokter.

Jumlah ini dibutuhkan karena untuk operasi tulang jumlahnya banyak, sekitar 200-300 orang itu orang.

Sulsel juga mengirimkan tenaga sukarela. Ini untuk membantu para korban dan trauma healing pasca gempa. Apalagi masih banyak korban meninggal dunia yang harus dievakuasi dari reruntuhan.

Kendala yang dihadapi adalah kurangnya peralatan di sana, juga kurangnya air. Sehingga banyak jenazah yang sulit dimandikan tanpa air.

Bantuan tenaga internasional juga telah berdatangan, terutama untuk suplai air dengan teknologi yang mereka miliki.

Apakah ada bantuan tambahan, lagi dari Sulsel karena banyak korban? Sumarsono menjelaskan bahwa Sulsel akan mengirim secara bertahap.

“Tergantung kebutuhan, untuk mereka memang diidentifikasi jadi kita standby stok baik tenaga maupun peralatan, tetapi karena provinsi lain bergerak setelah sulsel mengirimkan. Kita juga tidak ingin over supply,” ujarnya.

Karen kebutuhan dokter untuk di Sulsel juga penting. Untuk bencana tetapi secara prinsip siap mengirimkan secepatnya dalam bentuk bantuan berupa barang seperti selimut dan tikar.

Ia pun mengajak baik perusahaan pemerintah dan swasta juga untuk ambil bagian.

“Inikan soal keikhalsan dan komitmen kita untuk menangani bencana yang penting barangnya masuk ke sana,” pungkasnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Iklan stie Amkop

Rekomendasi Berita

Baca Juga