Ma’ruf Amin Jadi Cawapres Jokowi, Ini Tanggapan MUI Barru

21
Ketua Fatwa MUI Barru, Dr. Aydi Syam. (IST)
Ma'ruf Amin Jadi Cawapres Jokowi, Ini Tanggapan MUI Barru 1

SULSELSATU.com, BARRU – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma’ruf Amin akhirnya dipilih Joko Widodo sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2019 mendatang.

Bagi Jokowi, sosok Ma’ruf Amin dipilih merupakan tokoh agama yang bijaksana.

Menanggapi hal itu, Ketua Fatwa MUI Barru, Dr. Aydi Syam menilai sikap Ma’ruf Amin ini merupakan strategi seorang ulama dalam membela dan mengayomi umat dalam pentas politik.

“Tokoh-tokoh umat Islam perlu mengatur posisi, ada di mana-mana kendati tujuan tetap sama karena peta kemnangan masih sulit diprediksi,” kata Aydi kepada Sulselsatu.com, Jumat (10/8/2018).

Hanya saja ia menyayangkan keputusan ini. Sebab, menurut dia, jika sekiranya umat Islam bisa solid semua menyatu di komunitas 212, maka para tokoh Islam tidak perlu menebar dirinya.

“Karena kemenangan sudah di depan mata, namun faktanya masih sulit demikian sehingga ulama mengambil langkah pembagian posisi untuk menjaga dan menghindari kemungkinan pahit,” ujar Aydi.

Keputusan Jokowi memilih Ma’ruf Amin ini sebenarnya cukup mengejutkan. Sebab, beberapa saat sebelum pengumuman cawapres, nama Mahfud MD santer dikabarkan telah dipilih untuk menjadi pendamping Jokowi di Pilpres 2019.

Namun, Mahfud MD yang mengaku telah dipanggil khusus dan menyiapkan kemeja putih yang menjadi ciri khas Jokowi, tak jadi dipilih.

Pasangan Jokowi-Ma’ruf sendiri mendaftar ke KPU pada Jumat pagi (10/8/2018) sekitar pukul 10.00 WITA.

Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Awang Darmawan

Iklan stie Amkop

Rekomendasi Berita

Baca Juga