Tak Diakomodir Golkar, Ajid Berlabuh ke PAN

14
Img 20180730 142956
Sahruddin Said. (Sulselsatu/Asrul)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar Fraksi Golkar, Sahruddin Said kecewa dengan sikap partainya yang tidak mengakomodirnya di Pileg 2019.

Peraih 6.363 suara di Pileg 2014 lalu itu memutuskan untuk hijrah ke Partai Amanat Nasional (PAN).

“Saya dikebiri setahun penuh di Golkar. Pertama saya tidak diakomodir sebagai alat Golkar di dewan, kecuali komisi. Saya tidak dimasukkan dalam Banggar, Bamus, Baleg, saya tidak tahu kenapa,” kata Anggota Komisi B DPRD Makassar itu, Kamis (9/8/2018).

Ajid sapaan Sahruddin Said merasa, Golkar saat ini lebih mirip perusahaan yang hanya mengakomodir kepentingan pribadi, ketimbang sebagai partai politik yang seharusnya mengakomodir kepentingan masyarakat.

“Golkar sudah tidak rindang lagi untuk bernaung di bawahnya. Daun-daun pohon beringin sudah berguguran. Makanya saya cari partai yang bercahaya seperti PAN dengan lambang mataharinya,” katanya.

Ajid melanjutkan bahwa, selama ini dirinya tidak pernah mendapatkan penjelasan soal dirinya tak diakomodir lagi di Pileg 2019.

“Partai kan punya mahkamah kehormatan, kalau saya dianggap pernah berbuat salah tolong saya diproses. Saya tidak pernah diberi teguran secara tertulis, apalagi di proses,” tuturnya.

Penulis: Asrul
Editor: Hendra Wijaya