Terduga Teroris di Bone Tanam 15 Kg Bahan Peledak di Kebun

  • 3
    Shares
Ilustrasi. (Int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polda Sulsel merilis sejumlah fakta penangkapan terhadap empat terduga teroris yang dilakukan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 di Kabupaten Bone dan Luwu Timur (Lutim) pada Jumat kemarin. 

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, dari penangkapan yang dilakukan di Bone, tim Densus 88 mengamankan barang bukti 15 Kilogram bahan peledak berbentuk cair. 

“Adapun barang bukti yang telah diamankan, ada 15 kilogram bahan peledak yang siap diledakkan dimasukkan ke dalam jerigen,” ujar Dicky, Sabtu (11/8/2018).

“Mereka rakit sendiri, mereka tanam di salah satu kebun. Kita bongkar, barang buktinya kita dapat,” tambah Dicky. 

Dicky menerangkan, bahan peledak yang berbentuk cair itu merupakan hasil campuran sejumlah bahan seperti pupuk, alkohol, nitorgen, bensin, dan sebagainya dan sewaktu-waktu bisa diledakkan. 

Seperti diberitakan sebelumnya, empat terduga teroris tersebut berinisial B (28) dan M (30) ditangkap di Kecamatan Amali, Kabupaten Bone. Lalu dua terduga teroris lainnya adalah R (40) dan I (28) ditangkap di desa Mulysari kecamatan Pomoni, Lutim. 

Keempat terduga teroris tersebut merupakan jaringan Santoso yang sejak 2011 lalu aktif di Poso, Sulawesi Tengah. Namun dikabarkan mereka mengamankan diri Pasca Santoso tewas pada 2016 lalu. 

Penulis: Hermawan Mappiwali 
Editor: Awang Darmawan