Ini Peran Para Pelaku Pembunuhan dan Kebakaran di Jalan Tinumbu

213
  • 219
    Shares
Para pelaku pembunuhan dan pembakaran rumah di Jalan Tinumbu saat pengungkapan kasus tersebut di Mapolrestabes Makassar. (IST)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pihak kepolisian akhirnya mengungkap fakta terkait dugaan pembunuhan dibalik kebakaran yang terjadi di Jalan Tinumbu, lorong 166 B pada Senin (6/8/2018) lalu.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan petugas, kasus peredaran narkoba menjadi akar penyebab kebakaran di Jalan Tinumbu.

Hasilnya, polisi mengamankan hingga enam tersangka atas kasus ini. Enam tersangka itu yaitu Andi Muhammad Ilham (23), Akbar dg Nampu (32) (penghuni lapas), Riswan (23), Haidir (25), dan Wandi (23). Sementara Irwan Lili yang merupakan penghuni lapas, menjadi perantara atas peredaran narkoba Fahri.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, enam tersangka ini terbagi menjadi dua kasus, yakni penganiayaan dan pembakaran.

Riswan, Wandi, dan Haidir menjadi tersangka atas kasus penganiayaan yang dialami Fahri sehari sebelum kebakaran.

Sementara Andi Muhammad Ilham (23) merupakan eksekutor yang membakar rumah milik H. Sanusi. Ilham diperintah oleh Akbar dg Nampu (32) yang merupakan narapidana kasus pembunuhan dan narkotika yang berada di Lapas Klas I Makassar.

“Kasus ini motifnya adalah jual beli narkotika dimana salah satu korban atas nama Fahri bahwa Fahri melakukan transaksi narkoba bersama Akbar Ampu,” ujar Irwan, saat menggelar konferensi pers di Polrestabes Makassar sekira pujul 16.30 Wita, Minggu (12/8/2018).

Irwan menambahkan, almarhum Fahri bisa terhuhubung dengan bandar narkoba Akbar di dalam lapas melalui Irwan Lili. Irwan lah yang menelepon Riswan di malam minggu untuk berbicara dengan Fahri.

Dari keterangan tersangka, Fahri berutang sembilan saset paket narkoba yang nilainya mencapai Rp10 juta. Ada dua kali, Fahri mengambil paket saset melalui Akbar ini.

Sementara itu polisi kini masih melakukan pengejaran pengeksekusi pembakaran yang dilakukan oleh R alias A bersama Andi Muhammad Ilham.

“Pelaku eksekutor pembakaran itu bersama satu tersangka lagi yang bernama R alias A. Pembakaran ini diduga kuat atas instruksi dari tersangka Akbar,”jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Fahri beserta lima orang keluarganya yakni Sanusi (kakek), Bondeng (Nenek), Musdalifah (Bibi) beserta Namira dan Hijas (sepupu) tewas dalam peristiwa kebakaran di rumah H. Sanusi di Jalan Tinumbu lorong 166 B, Senin dini hari (6/8/2018) lalu.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

Terpopuler