PKB Yakini Mahfud MD Tetap Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin

125
  • 1
    Share
Mahfud MD (int)
PKB Yakini Mahfud MD Tetap Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin 1

SULSELSATU.com, JAKARTA – Ketua DPP PKB Lukman Edy yakin Mahfud MD akan tetap mendukung pasangan bakal capres dan cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Keyakinan itu ia sampaikan saat menanggapi pernyataan Mahfud di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di TVOne, Selasa (14/8/2018) malam. Menurutnya, Mahfud akan tetap mendukung Jokowi-Ma’ruf meski tak dipilih menjadi bakal calon wakil presiden.

“Saya meyakini itu (mendukung Jokowi),” kata Lukman di Media Center Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta, dikutip dari Liputan6, Rabu (15/7/2018).

Pihaknya mengamati pernyataan Mahfud akan membantu Jokowi di periode kedua. Namun, Lukman belum mengetahui jabatan yang akan diberikan kepada mantan Ketua MK itu.

“Apakah Beliau terlibat dalam suksesi 5 tahun ke depan? Kami enggak tahu itu, tergantung kesibukan masing-masing. Tergantung dari kesediaan waktu Beliau,” ujar Lukman.

Posisi dan jabatan yang akan diberikan kepada Mahfud juga akan disesuaikan dengan kesibukannya.

“Kalau Beliau sekarang sibuk mengajar, di BPIP, orang menteri-menteri saja enggak ada yang masuk timses, ya menteri sibuk bekerja,” tandas dia.

Sebelumnya Mahfud MD mengungkapkan alasannya batal menjadi bakal calon wakil presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Pilpres 2019. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini batal menjadi cawapres di detik-detik akhir pengumuman cawapres yang dilakukan oleh Jokowi beserta petinggi partai politik koalisi di Restoran Plataran Menteng, Jakarta.

Mahfud bercerita, dirinya batal menjadi cawapres diwarnai dengan ancaman bahwa NU tidak bertanggung jawab apabila bukan kader NU yang menjadi cawapres Jokowi. Mahfud bercerita, informasi ini didapat dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat keduanya melakukan pertemuan.

Dari Cak Imin Mahfud mendapat informasi bahwa justru Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin yang menyampaikan ancaman, jika NU bakal “lepas tangan” andai kader NU tak menjadi cawapres Jokowi.

“(Ancaman) itu dibantah, padahal pernyataan itu (ancaman) yang menyuruh itu Kiai Ma’ruf Amin. Bagaimana saya tahu Kiai Ma’ruf Amin? Muhaimin yang bilang ke saya,” kata Mahfud dalam acara Indonesia Lawyer Club (ILC) yang disiarkan secara langsung oleh TV One, Selasa, 15 Agustus 2018.

“Terus saya tanya, gimana main ancam-ancam? ‘Itu yang nyuruh Kiai Ma’ruf’,” kata Mahfud menceritakan pernyataan Cak Imin.

Editor: Febriansyah

Iklan stie Amkop

Rekomendasi Berita

Baca Juga