iklan Kareba Parlementa
Sulselsatu
Sulselsatu
iklan Kareba Parlementa

2 Putusan Ini Pupuskan Harapan Siti Aisyah Terkait Kasus Kim Jong-Nam

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, JAKARTA – Putusan sela kasus pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri Kim Jong-un telah dibacakan di Pengadilan Tinggi Shah Alam di Kuala Lumpur, Malaysia pada Kamis 16 Agustus 2018.

Dua terdakwa, Siti Aisyah dari Indonesia dan Doan Thi Huong asal Vietnam dituduh merencanakan pembunuhan terhadap Kim Jong-nam di bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017.

Caranya, dengan mengoleskan zat beracun, VX nerve agent di wajah korban saat ia sedang menunggu saat naik pesawat yang akan menerbangkannya ke Makau. Kim Jong-nam tewas sekitar 20 menit setelahnya.

Jika terbukti bersalah, kedua terdakwa bisa menghadapi ancaman hukuman mati.

Pihak pengacara awalnya berharap, sidang yang digelar hari ini akan bermuara pada putusan yang membebaskan Siti dan Doan dari segala dakwaan.

Namun, putusan yang dibacakan Azmi Ariffin memupuskan harapan pihak pengacara dan dua terdakwa, Siti Aisyah dan Doan Thi Huong.

Seperti dikutip dari The Guardian, berikut dua putusan hakim dalam sidang kasus pembunuhan Kim Jong-nam, seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (16/8/2018):

1. Bukti Kredibel

Hakim Azmi Ariffin memutuskan agar persidangan dua terdakwa dalam kasus pembunuhan Kim Jong-nam dilanjutkan. Alasannya, “ada bukti yang kredibel.”

Hakim menerima dakwaan yang diajukan jaksa bahwa dua terdakwa, yang memiliki niat yang sama dengan empat orang asal Korea Utara yang kini masih buron, menyebabkan kematian korban.

“Saya meminta mereka untuk memasukkan pembelaan atas dakwaan masing-masing,” kata sang hakim.

2. Pembunuhan Politik

Dalam persidengan, hakim menerima dugaan bahwa kematian Kim Jong-nam disebabkan ‘pembunuhan politik’ (political assassination).

Hakim Azmi Ariffin mengatakan, ia tak bisa mengenyampingkan dugaan ‘konspirasi yang direncanakan dengan baik’ antara kedua terdakwa dengan pihak Korut.

Hakim mempertanyakan argumen bahwa kedua terdakwa dijebak untuk melakukan sebuah lelucon dengan korban sebagai targetnya.

Menurut sang hakim, ia tak melihatnya sebagai aksi iseng belaka. Itu mengapa, dia menambahkan, harus dijelaskan mengapa Doan Thi Huong bergegas ke kamar mandi untuk membasuh tangannya, setelah mengusapkan zat tertentu ke wajah korban.

Putusan hakim berarti, persidangan akan diperpanjang setidaknya dua bulan lagi.

Mendengar putusan hakim, kedua terdakwa kaget bukan kepalang. “Kami sangat kecewa dengan putusan tersebut…Kami akan melakukan yang terbaik dalam pembelaan,” kata pengacara Siti Aisyah, Gooi Soon Seng.

Baik Siti maupun Doan Thi Huong mengaku tak bersalah atas tuduhan berkonspirasi dengan pihak Korea Utara untuk membunuh Kim Jong-nam.

Pengacara mereka berargumen, keduanya ditipu dengan kedok melakukan lelucon atau perbuatan iseng untuk sebuah tayangan di televisi.

Selama persidangan, yang sejauh ini telah berlangsung selama sembilan bulan, jaksa membuat rencana yang terdengar mirip seperti plot film James Bond — mengklaim Siti dan Doan direkrut empat orang Korut dan dilatih sebagai pembunuh untuk melakukan eksekusi dengan racun VX.

VX nerve agent diketahui sebagai racun syaraf yang paling kuat. PBB bahkan mengklasifikasikannya sebagai senjata pemusnah massal.

Jaksa mendasarkan dakwaannya pada rekaman CCTV yang menunjukkan salah satu terdakwa, Doan, mengenakan jumper bertuliskan huruf “LOL”.

Perempuan itu mendekati Kim Jong-nam dari belakang, dan menaruh tangannya ke wajah korban. Ia kemudian lari. Sosok lain yang terekam kamera berjalan menjauh dari lokasi kejadian perkara belakangan diidentifikasi sebagai Siti Aisyah.

Pengacara, Gooi Soon Seng menuduh penyelidikan jaksa hanya didasarkan pada ‘bukti tidak langsung’. Pihak penuntut juga dianggap gagal menunjukkan motif pembunuhan tersebut,

Kedua terdakwa menyatakan bahwa mereka adalah kambing hitam yang tidak bersalah dalam pembunuhan politik yang disponsori sebuah negara. Mereka juga menyebut, pelaku sebenarnya adalah operator dari Korea Utara, yang melarikan diri dari negara itu setelah pembunuhan dan belum ditangkap.

Siti dan Doan mengaku didekati oleh para operator Korea Utara pada awal 2017 saat bekerja sebagai pendamping (escort). Mereka mengklaim dijebak dengan cara yang sama: bahwa mereka telah dipilih untuk ambil bagian dalam komedi Jepang, di mana mereka akan melakukan hal iseng dengan mengoleskan losion ke wajah seumlah orang.

Siti mengatakan dia dibayar ratusan dolar untuk melakukan lelucon di berbagai mal di Kuala Lumpur sebagai latihan sebelum dia dibawa ke bandara pada 13 Februari. Kedua terdakwa mengaku tak mengenal Kim Jong-nam.

Editor : Agung Hidayat

Iklan PDAM
...
Sulselsatu

Data Terbaru, 35 Orang Positif Covid-19 di Jeneponto

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Kasus Positif Covid-19 di Jeneponto terus mengalami peningkatkan. Juru Bicara Gugus Tugas Jeneponto, Mustaufiq didampingi Plt Kadinkes Jeneponto, Susanti, Senin (29/6/2020) mengatakan,...
Sulselsatu

Pasien Positif Covid-19 Meninggal di RSUD Latopas Jeneponto

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Satu orang pasien positif Covid-19 berjenis kelamin perempuan insial F (63) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Darah (RSUD) Lanto Dg...
Sulselsatu

Disdik Makassar Akui Persiapan Pendaftaran PPDB Sudah Rampung

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dinas Pendidikan Kota Makassar mengaku telah merampungkan Persiapan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020-2021 yang dilakukan secara Online atau dalam...
Sulselsatu

Seks Anal Bisa Sebabkan Kehamilan? Begini Kata Pakar

SULSELSATU.com - Ada sebuah kecenderungan pasangan melakukan seks anal alias penetrasi Mr P ke anus perempuan. Pertanyaannya, mungkinkah seks anal mengakibatkan kehamilan. Dr Mary Jane...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Video Pelajar Diduga Mesum Beredar, Ini Klarifikasi Pihak Sekolah

SULSELSATU.com, PAREPARE - Video pelajar SMK yang diduga mesum di Kota Parepare beredar dan sempat viral. Video berdurasi duabelas detik ini direkam dalam kelas, di...
Sulselsatu

Seorang Staf Dinas Kesehatan Sinjai Dinyatakan Positif Covid-19

SULSELSATU.com, SINJAI - Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sinjai bertambah lima orang. Hal tersebut diungkapkan oleh Juri Bicara Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sinjai, Irwan...
Sulselsatu

Catat! Berikut Menu Diet Seminggu yang Ampuh

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Baik Diet OCD maupun Diet Mayo, Bagi Sahabat Sehat yang sedang berniat untuk diet, tak ada salahnya untuk mengadopsi gaya hidup...
Sulselsatu

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...
Dinas Pendidikan
Sulselsatu

GALERI FOTO: Sekolah Terendam Banjir, Siswa SMPN 13 Diliburkan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Siswa membersihkan sekolahnya yang terendam banjir di Jalan Tamangapa, Makassar, Jumat (28/12/2018). Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar beberapa hari terakhir menyisakan...

Baca Juga

Sulselsatu

Dibangun 360 Masehi sebagai Gereja, Ini Sejarah Kelam Hagia Sophia

JAKARTA - Turki di bawah kendali Presiden Recep Tayyip Erdogan resmi menetapkan Hagia Sophia jadi masjid. Bangunan peninggalan sejarah itu ditetapkan UNESCO jadi warisan...
Sulselsatu

Nurdin Abdullah Beri Perhatian Penyelesaian Perkeretaapian Jalur Makassar-Parepare

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengikuti video conference (vicom) terkait perkeretaapian jalur kereta api Makassar-Parepare, Jumat (10/7/2020). Vicom ini dihadiri langsung oleh...
Sulselsatu

Masuk New Normal, Astra Motor Makassar Gelar Kontes Online

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Masuk era new normal, Astra Motor Makassar menggelar kontes online dengan tajuk new normal #BersamaHonda. Kontes dimulai pada 7 hingga 31 Juli...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Lempar dan Ancam Robek Al-Quran, Wanita Ini Digeruduk Warga

SULSELSATU.com - Sejumlah warga mendatangi kediaman seorang wanita yang mengaku Yahudi yang melempar dan mengancam robek kitab suci Al Quran, Kamis (9/7/2020). Dalam video terlihat...

TERKINI

Sulselsatuvideo

VIDEO: Rebutan Jalan, 2 Sopir Mobil Adu Jotos

https://www.instagram.com/tv/CCoWt7uF-Lb/ SULSELSATU.com - Sebuah video memperlihatkan perkelahian antara sopir mobil pribadi dengan...
Sulselsatu

Vonis Ringan dan Tak Dibui, JPU Banding di Kasus Risman

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Tim Jaksa Penuntut Umun (JPU) Kejati memutuskan banding...
Sulselsatu

Alhamdulillah Sulsel Nihil, Ini 12 Provinsi yang Selewengkan Bansos Corona

JAKARTA - Di tengah kesulitan ekonomi, masih ada oknum-oknum yang menyelewengkan...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Pandemi Covid-19, Sekolah Ini Gelar Upacara Daring

SULSELSATU.com - Sebuah video memperlihatkan sebuah upacara secara daring siswa SMP...
Sulselsatu

Putri Ma’ruf Amin Tawari Raffi Ahmad Jadi Wakil di Pilwali Tangsel

JAKARTA - Putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah menawari...
Sulselsatu

Bersama Relawan, Rossy Timur Siapkan Kebutuhan Dasar Warga Pulau Lanjukang

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pulau Lanjukang yang berada di 40 kilometer dari...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Begini Kondisi Banjir Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Rekaman video yang beredar di media sosial, tim penolong mengevakuasi warga di lokasi banjir, di Makassar. Hujan deras disertai angin kencang melanda...