iklan Kareba Parlementa

Rupiah Terus Melemah, Sektor Industri Ini Kian Goyah

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terus terjadi hingga hari ini. Berdasarkan data investing.com, nilai tukar rupiah telah mencapai level Rp 15.010.

Sejumlah industri dinilai akan terdampak langsung terhadap tren pelemahan rupiah tersebut, terutama bagi yang mengimpor bahan baku namun produknya dipasarkan di dalam negeri atau tidak berorientasi ekspor.

“Sektor yang kandungan impornya tinggi akan terganggu pelemahan rupiah, tapi sektor yang orientasi ekspor akan diuntungkan,” kata Chief Economist Bank Mandiri Anton H Gunawan, seperti dilansir Kompas.com, Kamis (30/8/2018).

Anton merinci, beberapa industri yang dinilai paling rentan terdampak pelemahan rupiah adalah yang bergerak di bidang transportasi, farmasi dan produk botani, mesin dan perlengkapannya, serta tekstil. Industri yang memproduksi produk-produk kategori tersebut diumpamakan berwarna merah atau yang paling rentan terdampak tren depresiasi rupiah karena bahan bakunya sebagian besar berasal dari impor dan dipasarkan di dalam negeri.

Sementara yang lampu kuning adalah industri yang memproduksi dan menjual barang-barang seperti elektronik, komputer, dan produk optik lainnya; alat-alat kelistrikan, produk dari kulit dan alas kaki; logam dasar; hingga produk pakaian.

Adapun yang dinilai masih aman adalah industri yang memproduksi kendaraan bermotor dan bagiannya, minuman, produk tembakau, serta produk kertas. Adapun sektor industri lain yang masih jauh lebih aman dari dampak pelemahan rupiah yaitu yang memproduksi makanan, furnitur, karet dan plastik, produk hasil minyak bumi, serta produk kayu dan sumber daya alam lainnya.

Meski sektor industri tersebut ada yang rentan dan aman, Anton menekankan tetap harus dilihat secara lebih detil. Bisa saja ada perusahaan yang memang industrinya rentan karena impor bahan bakunya tinggi namun memiliki portofolio di sektor industri lain sehingga secara keseluruhan tidak terlalu terdampak oleh pelemahan rupiah.

“Ini tidak berarti perusahaan di sektor tersebut bahaya, tidak selalu begitu. Harus lihat mikronya seperti apa, ada portofolio di mana,” tutur Anton.

Editor: Awang Darmawan

Iklan PDAM
...

Populer

VIDEO: Istri dan Mertua di Makassar Jadi Korban Pembacokan

SULSELSATU.com - Satu keluarga di Jalan Barawaja, Kecamatan Panakukkang, Makassar dibacok pada Jumat (23/10). Dalam keterangan video, ada tiga korban dalam pembacokan tersebut yang merupakan...

VIDEO: Detik-detik Angin Puting Beliung di Babelan Bekasi

aSULSELSATU.com - Angin puting beliung terjadi di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jumat (23/20) pukul 13.10. Angin puting beliung tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur Bekasi....

Sejarah Singkat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Selasa (19/11/2018) hari ini, umat Muslim di seluruh dunia memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau biasa dikenal dengan Maulid Nabi...

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...

Bawa Pistol ke Sekretariat Persma UIN Makassar, Oknum Sekuriti Diamankan Polisi

  SULSELSATU.com, GOWA - Seorang pria oknum sekuriti di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi karena mabuk dan membawa pistol ke sekretariat Pers Mahasiswa...

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

SMRC Rilis Survei Pilwali Makassar 2020, Ini Hasilnya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei untuk Pilwali Makassar tahun 2020. Survei dilakukan dari 21 sampai 25 September 2020,...

VIDEO: Ngopi Bareng Danny Pomanto di KopiZone Makassar

SULSELSATU.com - Calon Wali Kota Makassar, Danny Pomanto ngopi bareng dengan beberapa aktivis 98 di KopiZone Boulevard, Makassar, Kamis (22/10). Video Editor: Andi Hermanto

Menteri Rini Sebut Pelemahan Rupiah Magnet Bagi Investor Asing

SULSELSATU.com, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno punya...

Artikel Lainnya

Usut Korupsi Kemah Kemenpora, Polisi Periksa Ketua Pemuda Muhammadiyah

SULSELSATU.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya berencana memeriksa Ketua Umum PP...

Konjen Australia Takjub dengan Keindahan Objek Wisata di Sinjai

SULSELSATU.com, SINJAI - Konsulat Jenderal (Konjend) Australia, Richard Matthews mengunjungi sejumlah...

Nurdin Abdullah: Pemindahan Ibu Kota Untungkan Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) mendukung kebijakan Presiden...

Investasi Infrastruktur Pemerintah Topang Pertumbuhan Ekonomi Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pertumbuhan ekonomi selama tahun 2018 meningkat hingga pada...

Jelang Pilwali, Disdukcapil Target Perekaman e-KTP Sebanyak-banyaknya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Jelang Pilwali Makassar, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil...

Terkini

VIDEO: Gadis di Jeneponto Dilamar Pakai Helikopter

SULSELSATU.com- Seorang gadis asal Kabupaten Jeneponto dilamar kekasihnya menggunakan helikopter. Gadis tersebut...

VIDEO: KM Basmalah Nyaris Tenggelam di Danau Towuti

SULSELSATU.com - KM Basmalah nyaris tenggelam saat bertolak dari Pelabuhan Timampu...

Pengusaha Milenial Yakini Danny-Fatma Bisa Pulihkan Ekonomi Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Program perekonomian yang dicanangkan pasangan M Ramdhan Pomanto-Fatmawati...

Punya Rekam Jejak Bersih dan Berani, Danny-Fatma Komitmen Perangi Korupsi

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Komitmen pasangan M Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi memerangi praktik...

Rayakan Hari Dokter, Chaidir Syam Janji Tambah Dokter di Maros

SULSELSATU.com, MAROS - Di momen hari Dokter Nasional, pasangan calon Bupati...