Mengaku Ortu Anak yang Disekap, Polisi Tes DNA

images-ads-post

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Kepala Reserse Kriminal Polrestabes Makassar Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengungkapkan adanya dua orang yang mengaku sebagai orang tua kandung korban penyekapan di Panakkukang.

“Dua orang, perempuan dan laki-laki yang mengaku orang tua dari anak (korban penyekapan) berinisial D,” ujar Kompol Wirdhanto saat ditemui di Polrestabes Makassar, Kamis (20/9/2018).

Sebelumnya, dari informasi yang dihimpun diketahui bahwa dua orang yang mengaku sebagai orang tua kandung korban itu mendatangi kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di Jalan Aggrek Raya, Panakkukang pada Rabu (19/9/2018) sore dan memberikan pengakuannya bahwa mereka adalah orang tua korban.

Sumber sulselsatu.com menyebutkan, kedua orang tua korban itu mendatangi pihak P2TP2A setelah melihat berita penyekapan di Panakkukang.

Kendati begitu, baik pihak P2TP2A dan kepolisian masih serangkaian penelusuran untuk membuktikan kebenaran pengakuan tersebut. Termasuk melakukan tes DNA.

“Ada 6 orang, 3 korban, 2 orang yang mengaku orang tua, dan kemudian tersangka,” ujar Wirdhanto.

Namun demikian, Wirdhanto menyebutkan bahwa ia belum dapat memastikan kapan hasil tes DNA itu keluar.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Azis Kuba