Kalah di Pilgub, NH Tak Direken Kubu Jokowi

D5
Nurdin Halid. (Sulselsatu/Moh. Niaz Sharief)
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim pemenangan capres dan cawapres, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Sulsel telah merampungkan struktur tim kampanyenya.
 
Dari daftar yang disetor ke KPU Sulsel, tak ada nama Nurdin Halid. Padahal NH merupakan Ketua DPD I Golkar Sulsel. 
 
Pada Pilgub lalu, dia bersama Aziz Qahhar Mudzakkar ikut bertarung. Sayangnya, NH-Aziz kalah dari Nurdin Abdullah-Andi Sudirman.
 
“Saya tidak tahu perkembangan internal DPD provinsi, mungkin itu kesepakatan mereka. Saya dari Jakarta sampai di Makassar disodorin daftar itu, saya konfirmasi dengan sekretaris Golkar Sulsel, demikiaan juga ke sekretaris PPP Sulsel, mengatakan bahwa itu sudah hasil rembukan partai koalisi di Sulsel,” kata Ketua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Sulsel Syamsul Bachri, Senin (24/9/2018).
 
Lebih lanjut, Anggota DPR RI Fraksi Golkar itu mengatakan tidak mempermasalahkan hal tersebut. Apalagi, hal itu sudah menjadi hasill rembuk dengan partai koalisi.
 
“Saya pikir itu sudah kesepakatan mereka. Mungkin juga di internal Golkar karena pak Nurdin ada kesibukan lain, sehingga yang didorong adalah adiknya (Kadir Halid). Jadi itu kebijakan internal Golkar Sulsel, saya tidak ikut di dalamnya,” tuturnya.
 
Sekadar diketahui, dari sembilan ketua partai koalisi Jokowi-Ma’ruf di Sulsel, hanya Nurdin Halid yang tak ada dalam struktur.
 
Sementara ketua-ketua partai koalisi lain dijadikan wakil ketua, seperti Rusdi Masse (Nasdem Sulsel), Muh Aras (PPP), Andi Ilhamsyah Mattalatta (Hanura), Ridwan Wittiri (PDIP), Suzanna Kaharuddin (PKPI), Sanusi Ramadhan (Perindo), dan Muhammad Fadli Noor (PSI).
 
Azhar Arsyad (PKB) masuk dalam jajaran sebagai dewan pengarah.
 
Penulis: Asrul
Editor: Awang Darmawan