Turut Sebarkan Hoax, GNR Minta Bawaslu Diskualifikasi Prabowo-Sandi dari Pilpres

Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno. (Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Berita bohong alias hoax yang disebarkan Ratna Sarumpaer ke publik menyeret pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Sebuah kelompok masyarakat yang mengatasnamakan diri dari Garda Nasional Untuk Rakyat (GNR) akan menggelar aksi damai di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pagi ini. 

Berdasarkan agenda seperti dilansir Sulselsatu dari laman Detik, Kamis (4/10/2018), aksi damai tersebut digelar untuk menuntut agar Bawaslu mendiskualifikasi pasangan Prabowo-Sandi.

Keduanya dianggap turut menyuarakan kebohongan soal penganiayaan yang dialami Ratna di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. 

“Garda Nasional Untuk Rakyat (GNR) menilai perbuatan Prabowo sangat memalukan. Juga berpotensi memecah belah kerukunan dan persatuan Republik Indonesia karena menebarakan kebencian,” kata Sekjen GNR, Ucok Khoir, dalam keterangan tertulisnya. 

Rencananya, aksi digelar di depan kantor Bawaslu di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Aksi akan digelar pada pukul 11.00 WIB. 

“Ini penting, karena aksi Prabowo sebagai bapak Hoax Indonesia jelas sangat merugikan negara,” tulisnya

Editor: Hendra Wijaya