Ibunya Meninggal, RSUD Parepare Beri Pelayanan Khusus Bayi Pengungsi Palu

122
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, Kota Parepare. (Sulselsatu/Andi Fardi)

SULSELSATU.com, PAREPARE — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Parepare memberi perhatian khusus terhadap bayi putri seorang pengungsi asal Palu yang lahir prematur.

Ibu sang bayi bernama Rahmah Halim, 31 tahun, meninggal dunia usai operasi caesar atau sesar (Post SC) ditambah gagal jantung (CHF) pada Selasa malam 9 Oktober 2018 sekitar pukul 22.50 Wita di ruang bersalin RSU Andi Makkasau.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu lahir prematur 32-34 minggu (delapan bulan) dengan berat 1.760 gram. Usai dilahirkan sang bayi langsung dirawat di ruang NICU RSU Andi Makkasau.

“Innalillahi wainnailaihirajiun, nyawa ibunya tidak dapat terselamatkan. Kondisi fisiknya lemah usai operasi, mungkin karena pengaruh trauma akibat bencana ditambah gagal jantung. Tapi anaknya lahir selamat, meski prematur. Sekarang agak baikan kondisinya dirawat di NICU,” terang Kasubid Humas RSU Andi Makkasau Parepare, Hj Farida, Kamis (11/10/2018).

Bayi perempuan ini merupakan anak ketiga dari Rahmah yang beralamat di Pantoloan, Palu, Sulteng.

“Almarhumah masuk RSU pada Senin, 8 Oktober 2018 diantar sama kakaknya. Kakaknya tinggal di Jalan Lahalede, belakang SMPN 2 Parepare,” lanjut Farida.

Farida menekankan, RSU Andi Makkasau yang merupakan rumah sakit rujukan 14 daerah di Sulsel, tetap mengedepankan pelayanan maksimal kepada pasien khususnya korban bencana asal Sulteng.

Hingga saat ini, pasien korban bencana alam asal Sulteng yang dirawat di RSU Andi Makkasau sudah 50 orang. “Komitmen kami memberikan pelayanan maksimal kepada pasien khususnya korban bencana asal Sulteng,” tandas Farida.

Penulis: Fardi
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Surya Paloh Imbau Warga Maksimalkan Hak Pilihnya

SULSELSATU.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengimbau...

PDAM Parepare Butuh Rp30 Juta untuk Suplai Air ke Pegunungan, Tetapi

SULSELSATU.com, PAREPARE - Menanggapi krisis air di Kota Parepare,...

ABM Makin Kencang di Toraja, Banyak Komunitas Alihkan Dukungan

SULSELSATU.com, TORAJA - Dukungan sejumlah komunitas di Toraja, termasuk...

Baca Juga