Hasil Tes DNA, Bocah yang Disekap bersama Anjing Anak Kandung Pelaku

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono. (IST)
images-ads-post

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penyidik Reserse Kriminal Polrestabes Makassar telah menerima hasil tes DNA terkait kasus penyekapan tiga anak di bawah umur.

Kanit Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, pihak Laboratorium Forensik cabang Makassar melakukan tes DNA terhadap enam orang yang di antaranya tersangka penyekapan Memey, tiga anak masing berinisial A (11), F (5), dan D (2) serta sepasang suami istri yang mengaku sebagai orang tua anak berinisial D.

Hasilnya, kata Wirdhanto, anak pertama berinisial A merupakan anak kandung tersangka Memey. Anak ketiga berinisial D merupakan anak kandung sepasang suami istri tersebut.

“Anak yang kedua (F) saat ini kami masih koordinasikan dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) untuk diinformasikan ke khalayak ramai,” ujar Wirdhanto, Sabtu (13/10/2018).

Wirdhanto pun menjelaskan, saat ini pihaknya terus melakukan penyidikan kasus ini dan hasil tes DNA tersebut tidak berpengaruh.

“Hasil tes DNA ini lebih kepada penanganan korban,” katanya.

Seperti diketahui, kasus penyekapan serta adanya dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur di Panakkukang, Makassar beberapa waktu lalu menyita perhatian publik.

Terkait kasus itu, Polisi menetapkan Meilania Detaly alias Mey alias Memey (31) sebagai tersangka setelah sebelumnya ia menyerahkan diri di kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Dinas PPA Kota Makassar, di Jalan Anggrek, Kecamatan Panakukang pada Senin (17/9/2018) lalu.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan