Dicabuli, Selaput Darah Anak Korban Gempa Palu Pecah

198
  • 15
    Shares
pencabulan
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Reserse Kriminal Polrestabes Makassar merilis kasus pencabulan terhadap anak korban gempa Palu, Sulawesi Tengah.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Diaritz Felle mengatakan, korban yang merupakan perempuan dan anak di bawah umur mengalami pecah selaput darah.

“Hasil visum sudah keluar, pecah selaput darah dari korban,” ujar Diaritz di Mapolrestabes Makassar, Rabu (17/10/2018).

Baca juga: Bejat! Tiga Remaja Cabuli Anak Korban Gempa Sulteng di Sudiang

Seperti diberitakan sebelumnya, korban dicabuli oleh pelaku berinisial NI (14) di sebuah rumah kosong di Kompleks Permata Sudiang pada Selasa siang (16/10/2018).

Baca juga: DPPPA Makassar Kutuk Aksi Pencabulan Anak Korban Gempa Palu

Diaritz menuturkan, awalnya pelaku NI hendak menuju ke rumah rekannya. NI pun melihat korban sedang bermain dengan seorang rekannya.

“Pelaku memanggil korban dan rekannya laki-laki B untuk diantar ke rumah temannya. Di perjalanan, teman korban B disuruh pulang oleh pelaku,” ujar Diaritz.

“Pada saat berdua, pelaku mengajak korban ke rumah kosong. Pelaku menyuruh korban membuka celananya,” tambahnya.

Pelaku NI bahkan memaksa saat korban menolak. Ia berjanji kepada korban untuk diantar pulang. Usai melakukan perbuatan bejatnya, pelaku pun mengantarkan korban pulang ke rumah pamannya.

Saat korban bertemu dengan pamannya bernama Hendro, ia oun berlari memelukny.

“Korban langsung berlari ke arah Hendro dan menceritakan kejadian yang dialaminya. Sehingga pelaku langsung diamankan oleh Hendro bersama warga lainnya,” ujar Diaritz.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Baca Juga