Gempa 5.2 SR Bersamaan di Sigi dan Poso, Getarannya Hingga Toraja

Ilustrasi. (Int)
images-ads-post

SULSELSATU.com – Gempa tektonik berkekuatan 5.2 Skala Richter (SR) terjadi secara bersamaan di Kabupaten Sigi dan Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada pukul 00.07 Wita dini hari, Selasa (23/10/2018). Pusat gempa keduanya berada di darat.

Dilansir dari situs BMKG, Gempa magnitudo (M) 5.2 terjadi dengan koordinat episenter 1.63 LS dan 120.18 BT atau berlokasi di darat 43 Km tenggara Sigi, Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 Km.

Kemudian gempa Poso berada di darat 14 Km Barat Laut Doda-Kabupaten Poso dengan lokasi 0.71 LS dan 119.99 B dengan kedalaman 10 Km.

Sementara dari hasil pemodelan peta guncangan gempabumi (eartquake shakemap) getaran gempa keduanya menunjukan getaran pada level MMI II san III dirasakan di Palu, Parigi, Poso dan Tentena serta Mamuju yang berada di Sulawesi Barat.

Pusat gempa di Sigi
Pusat gempa di Poso

Sejumlah warga yang bermukim di tenda-tenda pengungsian korban gempa, tsunami dan likuefaksi Sulteng dilaporkan pada berhamburan dari tenda-tendanya dan panik. Mereka masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 28 September 2018 lalu.

“Gempa lagi dua kali beruntun. Apakah hanya di Kulawi Selatan (Sigi)? Cukup keras semua orang berhamburan keluar tenda atau rumah (pengungsian), ” tulis Thio Kona Putra.

“Baru terjadi gempa susulan, pusat gempa terasa di Sigi Palu Sulawesi tengah, moga aman” aja amin. ” tulis Roeslan.

Gempa ini juga terasa di Masamba Luwu Utara dan Tana Toraja dengan level getaran MMI tingkat II.

Sejumlah warga Toraja juga merasakan getaran gempa ini sekitar 30 detik.

“Memang terasa ada goyangan, tapi tidak lama,” tulis Dize Tangke di akun Facebook, warga Rantepao.

Meski demikian warga Tana Toraja tidak ada laporan yang memperlihatkan reaksi panik. Apa lagi warga kebantakan sudah tertidur lelap.

Begitu juga di Masamba sejumlah netizen merasakan getaran ini.

Penulis: Azis Kuba