Forum Alumni UIT Ikut Selamatkan Kampus, Ini yang Dilakukan

Forum alumni UIT membahas rencana untuk menyelamtkan UIT dari masalah yang membelit. (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Alumni Universitas Indonesia Timur (UIT) membuat forum pasca dikeluarkannya sanksi Administratif UIT Makassar oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dengan Nomor : 1964/C.CS/KI/2018 tertanggal 8 Mei 2018.

Surat ini dikeluarkan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilaksanakan oleh Kemenristekdikti pada tanggal 2-3 April 2018 di gedung rektorat Universitas Indonesia Timur Makassar. Dari hasil pemeriksaan itu ditemukan beberapa pelanggaran administratif.

Adapun forum tersebut diberi nama Forum Alumni UIT dan berisikan perwakilan setiap fakultas, yakni Fakultas Hukum, Fakultas Farmasi, Fakultas Psikologi, Fakultas Pertanian, Fakultas Kebidanan, Fakultas Keperawatan, Fakultas Ekonomi, Fakultas PAI, Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Koordinator Forum Alumni UIT, Adhi Bintang mengatakan, forum ini menjadi wadah pemersatu alumni untuk berkontribusi terhadap penyelesaian masalah UIT.

Alumni Fakultas Hukum angkatan 2006 ini menuturkan, forum ini sudah bergerak dan melihat dari berbagai sudut pandang mengenai masalah yang membelit UIT. Beberapa jajaran penanggung jawab tiap-tiap fakultas juga saling bahu-membahu menelaah dan mencari solusi agar UIT dapat melewati masalah yang tengah dihadapi.

“Salah satu langkah cepat yang dilakukan oleh forum ini adalah membentuk Tim Hukum Forum Alumni yang diisi beberapa advokad muda yang berasal dari Kampus Universitas Indonesia Timur,” kata Adhy, Kamis (1/11/2018).

Tim hukum ini dikomandoi langsung oleh koordinator hukum, Hasri Jack. Dalam tim hukum tersebut tergabung beberapa advokat yang ada di dalamya.

“Sementara itu oleh koordinator forum dan beberapa alumni perwakilan fakultas telah menjalankan beberapa agenda, salah satunya melakukan pertemuan dengan pihak rektorat UIT dan juga L2Dikti. Kami dari Forum Alumni mendorong beberapa tuntutan kepada berbagai lembaga yang terkait, termasuk birokrasi UIT,” ujar Adhy.

“Kami mendorong bahwa dalam pelaksanaan managemen kampus ke depan harus dijalankan sesuai peraturan Perundang-undangan dan tentunya dalam pelaksanaan teknis harus mengacu pada Statuta UIT yang telah diperbaruhi tertanggal 10 Juli 2017,” imbuhnya.

Dia melanjutkan, hal yang paling krusial di forum alumni UIT adalah bagaimana ke depan birokrasi dan yayasan UIT dalam hal pengangkatan pejabat struktural di UIT harus sesuai dengan mekanisme yang telah diatur dalam Statuta UIT.

“Terlebih lagi tenaga pengajar harus memiliki standarisasi kompetensi sebagai syarat untuk mengajar di Universitas Indonesia Timur Makassar ,” tegas Adhy.

Eks Ketua BEM Hukum UIT ini pun menegaskan, Forum Alumni merespon positif terkait pergantian Ketua Yayasan Universitas Indonesia Timur dari Haruna kepada Aminuddin.

“Bagi kami inilah salah satu niat baik dari pihak yayasan UIT untuk memperbaiki UIT kedepan. Kami berharap ke depan setelah menemui hasil yang sama-sama kita berharap tertanggal 1 November 2018 KemenristekDikti dapat mencabut Sanksi Administratif UIT melalui mediasi yang dilaksanakan dan membuka pangkalan data L2Dikti agar pihak kampus dapat mengakses data untuk kepentingan perbaikan data Mahasiswa Universitas Indonesia Timur,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu alumni UIT Fakultas Ekonomi, Izhal mengatakan bahwa forum alumni ini akan terus berkontribusi dalam pengawalan berbagai aspek untuk kepentingan perbaikan UIT ke depan .

Menurutnya kehadiran forum menjadi wadah yang sangat penting untuk mengakomodir kepentingan alumni dan almamater UIT agar ke depan posisi alumni dapat berkontribusi positif untuk kebaikan secara bersama .

“Tanggal 31 Oktober 2018 kemarin, Forum Alumni kembali melakukan pertemuan yang dihadiri berbagai perwakilan fakultas yang ada di UIT Makassar dengan pihak birokrasi UIT dalam hal ini Humas UIT Makassar, Pak Zulkarnain Hanstom. Pertemuan ini guna membahas langkah – langkah yang harus diambil menjelang tanggal berakhirnya batas waktu sanksi yang dikeluarkan oleh Kemenristekdikti yang jatuh pada tanggal 8 November 2018,” jelas Izhald.

Pihaknya berharap dalam pertemuan itu melahirkan solusi-solusi yang muarahnya untuk kebaikan secara bersama.

Terpisah, Kepala Humas UIT mengucapkan terima kasih tak terhingga atas kritikan dan support yang membangun dari Forum Alumni. Dia mengatakan dukungan dari Forum Alumni sangat berdampak positif terkait permasalahan yang tengah dihadapi oleh Universitas Indonesia Timur .

“Insya Allah dikungan dari teman-teman Alumni akan berdampak baik terhadap upaya pihak kampus melakukan perbaikan,” tandasnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya