Jadi Kurir Narkoba, Mahasiswa Asal Bulukumba Dibayar Rp1,2 Juta

126
  • 49
    Shares
Kasat Res Narkoba Polrestabes Makassar, ompol Diari Astetika menunjukkan barang bukti sabu dan juga uang tunai yang disita dari seorang kurir narkoba di Mapolrestabes Makassar, Kamis (8/11/2018). (Sulselsatu/Hermawan Mappiwali)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang mahasiswa asal Kecamatan Bonto Tiro, Kabupaten Bulukumba, Asrianto alias Anto (21) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar.

Mahasiswa aktif di salah satu perguruan swasta itu dibekuk di Jalan Andi Tonro, Kota Makassar lantaran berprofesi sebagai kurir narkoba jenis sabu.

Saat ditangkap, Senin (5/11/2018) lalu, Anto disebut mengantongi narkoba jenis sabu seberat 13 gram.

“Ditemukan terduga pelaku memiliki pembungkus rokok yang berisi sabu-sabu 13 gram,” ujar Kasat Res Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika saat rilis kasus ini di Mapolrestabes Makassar, Kamis (8/11/2018).

“Untuk Anto ini merupakan mahasiswa perguruan swasta. Pengakuan sudah dua kali (mengantar paket narkoba),” ujarnya lagi.

Diari juga menyebutkan, pelaku menerima bayaran jutaan rupiah per satu kali antar.

“Rp1,2 juta satu kali antar,” ujarnya.

Atas perbuatannya, Anto dikenakan pasal 114 ayat dua, 112 ayat dua nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara 20 tahun penjara atau seumur hidup hingga hukuman mati.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga