Sah, Pemkot Naikkan UMK Makassar Sebesar 8,03 Persen

49
  • 1
    Share

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar resmi menetapkan upah minimum kota Makassar sebesar Rp2.941.270.

Angka tersebut meningkat sebesar 8,03 persen dari upah sebelumnya yakni Rp2,7 juta.

Kenaikan upah ditetapkan setelah melalui rapat umum dewan pengupahan yang terdiri dari perwakilan buruh, pemerintah, asosiasi pengusaha dan akademisi.

Proses penetapan UMK tahun 2018 ini sempat diwarnai demonstrasi oleh serikat pekerja di halaman kantor Disnaker Makassar. Mereka menuntut kenaikan upah sebesar 11,03 persen.

“Bertepatan hari ulang tahun Makassar, kita sepakat, tetapkan UMK Kota Makassar naik sebesar 8,03 persen,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan Makassar, Andi Irwan Bangsawan.

Menurut Irwan, kenaikan sebesar 8,03 merupakan kesepakatan seluruh pihak di dewan pengupahan dengan merujuk pada SK Kementerian Ketenagakerjaan dan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain itu, Irwan mengaku, telah melakukan survey bersama dewan pengupahan tenang kebutuhan hidup layak di Makassar.

Angka Rp2,9 juta dianggap Irwan telah mencukupi kebutuhan hidup di Makassar mengingat KHL Kota Makassar Rp2,4 juta.

“kita juga sudah survey, kenaikan 8,03 persen kami anggap sudah pantas, kalau merujuk pada KHL Kota Makassar, berarti masih ada selisih Rp500,” ucapnya.

Penulis: Mawar A. Pasakai
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Baca Juga