Kasus Joki CPNS di Makassar: Kisah Lama yang Baru Terungkap

74
Polda Sulsel rilis kasus joki seleksi CPNS di Makassar. (Sulselsatu/Mawan)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Terungkapnya sindikat Joki seleksi CPNS Kemenkunham Sulsel di Kota Makassar menarik perhatian publik. Apa lagi, salah satu tersangka berasal dari kalangan PNS, seorang dokter hingga para sarjana starata satu dengan latar belakang keilmuan pasti yang terlibat dalam perjokian ini.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani sendiri tak menampik bahwa sindikat cerdas namun licik ini sudah lama beraksi.

“Mengapa kok begitu sistematisnya?. Kegiatan yang mereka lakukan ini bukan yang pertama kali dulakukan, ini sudah sering dilakukan pada tahun tahun sebelumnya,” ujar Kombes Dicky, Jumat (9/11/2018).

Selain itu, Dicky juga mengklaim bahwa institusi Polri memang baru dilibatkan oleh Kemenpan-RB pada tahun ini. Tahun-tahun sebelumnya tidak.

“Mungkin pada tahun ini kebijakan daripada Pemerintah cukup ketat, yang mana kalau dulu, Polri tidak dilibatkan,” ungkap Dicky.

“Sekarang tidak, sejak Mempan yang baru, dia mengatakan untuk penanganan CPNS memang melibatkan anggota Polri. Alhamdulillah Makassar sudah kita dapatkan,” tambahnya.

Selain itu, kata Dicky, menurut keterangan para tersangka, mereka juga mengatakan bahwa Perjokian ini tidak hanya terjadi di Makassar. Tetapi juga terjadi di beberapa tempat di Indonesia.

“Seorang pelaku mengatakan, ada juga yang terlibat orang dalam. Tapi katanya susah untuk dibuktikan karena mereka hanya berhubungan lewat telepon,” pungkas Dicky.

Seperti diberitakan sebelumnya, delapan orang anggota sindikat Joki CPNS telah ditangkap Polda Sulsel bersama Polrestabes Makassar. Sementara tujuh anggota lainnya masih dalam pengejaran petugas.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga