Sempat Diwarnai Isu Penyisiran Plat Bone, Begini Kronologi Pembacokan di UIM

3344
  • 188
    Shares

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaku pembacokan terhadap mahasiswa IPMIL Raya, Dewa Purnama (25), kini telah ditangkap aparat kepolisian. Ia dibekuk di rumahnya di Jalan Poros Bone-Sinjai, Kamis 8 November 2018 kemarin. 

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani dalam keterangan tertulisnya menjelaskan kronologi insidem tersebut

Awalnya, yakni pada Kamis 1 November 2018 lalu, seorang mahasiswa bernama Fikar (asal Bone) melihat laptop yang menyerupai laptop miliknya yang sebelumnya hilang sedang digunakan oleh salah satu mahasiswa Ipmil di lingkungan UIM. 

Akibatnya, terjadi percekcokan. Selanjutnya, Fikar yang diduga tidak menerima kejadian itu  langsung memanggil rekannya untuk melakukan penyerangan terhadap kelompok mahasiswa Ipmil. 

Kelompok mahasiswa Ipmil yang kalah jumlah pun memilih mundur sembari melakukan perlawanan dengan cara melempar batu. 

Namun salah seorang mahasiswa Ipmil, yakni IL didapati oleh pelaku sedang meminum kopi di Kantin. Ia pun langsung diserang. 

“Korban diserang oleh pelaku sehingga mengalami luka parang pada bagian belakang sebelah kanan dan bagian kaki bawah lutut,” ungkap Dicky. 

Beruntung korban berhasil menyelamatkan diri dengan cara kabur dari lokasi kejadian. 

Seperti diketahui, isu penyisiran Plat motor kode Bone sempat beredar luas lantaran pihak mahasiswa kelompok Ipmil hendak menuntut balas atas apa yang menimpa rekannya. 

Beruntung, Kapolsek Tamalanrea Kompol Syamsul Bakhtiar langsung meredam isu tersebut. Ia membantah adanya insiden penyisiran lantaran pihaknya melakukan pencarian terhadap pelaku pembacokan. 

Penulis: Hermawan Mappiwali 
Editor: Hendra Wijaya

Sempat Diwarnai Isu Penyisiran Plat Bone, Begini Kronologi Pembacokan di UIM 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga