Dewan Minta Aparat Tindak Tegas Pak Ogah

37

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Keberadaan Pak Ogah atau orang-orang random yang berusaha mengatur lalu lintas dengan imbalan uang seikhlasnya dari pengguna jalan dinilai sangat meresahkan masyarakat pengguna jalan.

Bagaimana tidak, kehadiran mereka di jalan kerap menjadi salah satu biang kemacetan. Belum lagi jika jumlahnya lebih dari satu orang. Dalam berkerja pun mereka terkesan mengabaikan keselamatan.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Shinta Mashita Molina, mengaku tidak sependapat dengan adanya Pak Ogah. Menurutnya, lalu lintas merupakan urusan Dinas Perhubungan (Dishub) dan pihak kepolisian.

“Kita punya aparat, ada Dishub. Kalau memang ada yang perlu diatur, kita serahkan kepada pihak kepolisian ataupun Dishub yang memang mempunyai wewenang untuk itu,” terang Shinta di Gedung DPRD Kata Makassar, Jumat, (9/11/2018).

Menurut legislator Partai Hanura ini, kehadiran Pak Ogah justru malah semakin menambah kemacetan. “Dia menyetop kendaraan di sini, di situ. Kendaraan di sini (kiri) jalan tapi yang di sini (kanan) sangat macet,” ujarnya.

Maka dari itu, dia menegaskan perlunya duduk bersama antara Dishub maupun pihak kepolisian untuk mengatasi masalah klasik di Kota Makasar ini.

“Serahkan kepada pihak kepolisian dan Dishub karena mereka yang berhak. Harusnya turunkan aparat Dishub dan pihak kepolisian untuk mengatur itu. Kita mengimbau untuk menindak tegas orang-orang yang ada di jalan itu,” tegasnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Surya Paloh Imbau Warga Maksimalkan Hak Pilihnya

SULSELSATU.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengimbau...

PDAM Parepare Butuh Rp30 Juta untuk Suplai Air ke Pegunungan, Tetapi

SULSELSATU.com, PAREPARE - Menanggapi krisis air di Kota Parepare,...

ABM Makin Kencang di Toraja, Banyak Komunitas Alihkan Dukungan

SULSELSATU.com, TORAJA - Dukungan sejumlah komunitas di Toraja, termasuk...

Baca Juga