Ditolak Masuk, Mahasiswa HMI Makassar Rusak Pagar Kejati Sulsel

74

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Bosowa Makassar, menggeruduk Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Jumat (9/11/2018) sore. 

Mereka berunjuk rasa menuntut Kepala Kejati Sulsel, Tarmizi, dicopot dari jabatannya lantaran dinilai gagal menyelesaikan kasus korupsi penyewaan lahan di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. 

Anggapan itu muncul setelah Kejati gagal menangkap salah satu tersangka bernama Soedirjo Aliman alias Jen Tang. 

“Sudah menghampiri satu tahun DPO, sampai sekarang Jen Tang belum ditangkap dan diadili,” ujar Koordinator Lapangan, Wirawan Kusuma Umar dalam keterangan tertulisnya. 

Di lokasi, para mahasiswa memaksa masuk ke Kantor Kejati dengan cara mendorong paksa pagar pintu keluar. Akibatnya, terjadi sejumlah kerusakan yang parah. 

Aksi tersebut dilakukan para mahasiswa lantaran mereka geram dilarang masuk ke halaman depan Kejati Sulsel. 

“Kami hanya mau teatrikal di dalam,” teriak salah seorang mahasiswa. 

“Tidak bisa, menganggu nanti,” jawab Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sulsel, Salahuddin yang menemui mahasiswa. 

Selain mendorong pagar secara paksa, para mahasiswa juga berusaha merusak gembok pagar dengan cara dipukul batu. 

Hingga berita ini dituliskan, para mahasiswa HMI tersebut tengah berunjuk rasa di badan jalan depan Kantor Kejati Sulsel. 

Penulis: Hermawan Mappiwali 
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Surya Paloh Imbau Warga Maksimalkan Hak Pilihnya

SULSELSATU.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengimbau...

PDAM Parepare Butuh Rp30 Juta untuk Suplai Air ke Pegunungan, Tetapi

SULSELSATU.com, PAREPARE - Menanggapi krisis air di Kota Parepare,...

ABM Makin Kencang di Toraja, Banyak Komunitas Alihkan Dukungan

SULSELSATU.com, TORAJA - Dukungan sejumlah komunitas di Toraja, termasuk...

Baca Juga