Ditolak Masuk, Mahasiswa HMI Makassar Rusak Pagar Kejati Sulsel

43
  • 1
    Share

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Bosowa Makassar, menggeruduk Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Jumat (9/11/2018) sore. 

Mereka berunjuk rasa menuntut Kepala Kejati Sulsel, Tarmizi, dicopot dari jabatannya lantaran dinilai gagal menyelesaikan kasus korupsi penyewaan lahan di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. 

Anggapan itu muncul setelah Kejati gagal menangkap salah satu tersangka bernama Soedirjo Aliman alias Jen Tang. 

“Sudah menghampiri satu tahun DPO, sampai sekarang Jen Tang belum ditangkap dan diadili,” ujar Koordinator Lapangan, Wirawan Kusuma Umar dalam keterangan tertulisnya. 

Di lokasi, para mahasiswa memaksa masuk ke Kantor Kejati dengan cara mendorong paksa pagar pintu keluar. Akibatnya, terjadi sejumlah kerusakan yang parah. 

Aksi tersebut dilakukan para mahasiswa lantaran mereka geram dilarang masuk ke halaman depan Kejati Sulsel. 

“Kami hanya mau teatrikal di dalam,” teriak salah seorang mahasiswa. 

“Tidak bisa, menganggu nanti,” jawab Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sulsel, Salahuddin yang menemui mahasiswa. 

Selain mendorong pagar secara paksa, para mahasiswa juga berusaha merusak gembok pagar dengan cara dipukul batu. 

Hingga berita ini dituliskan, para mahasiswa HMI tersebut tengah berunjuk rasa di badan jalan depan Kantor Kejati Sulsel. 

Penulis: Hermawan Mappiwali 
Editor: Hendra Wijaya

Ditolak Masuk, Mahasiswa HMI Makassar Rusak Pagar Kejati Sulsel 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga