Pagarnya Diruntuhkan, Kejati Sulsel Akan Laporkan Pendemo karena Rusak Fasilitas Negara

16
  • 7
    Shares

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pagar kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel dirusak oleh mahasiswa HMI Komisariat Universitas Bosowa saat menggelar aksi unjuk rasa, Jumat (9/11/2018).

Atas aksi pengerusakan tersebut, pihak Kejati Sulsel bakal melapor ke Polrestabes Makassar atas tuduhan pengerusakan fasilitas negara.

“Dalam waktu dekat ini kami akan melaporkan terkait pengrusakan pagar Kejati Sulsel,” ujar Kasi Penkum Kejati Sulsel, Salahuddin.

Menurutnya, baru kali ini ada pendemo yang cukup meresahkan. Pasalnya, mereka berusaha masuk paksa ke Kantor Kejati disaat pegawai sedang bekerja.

Pagarnya Diruntuhkan, Kejati Sulsel Akan Laporkan Pendemo karena Rusak Fasilitas Negara 1

“Nah itu dapat mengganggu aktivitas pegawai yang ada di sini (Kejati Sulsel) apa bila mereka masuk ke dalam,” ujarnya.

Selain mengganggu aktivitas kerja pagawai, Salahuddin juga beralasan, bahwa mahasiswa juga meggangu warga yang akan melaksanakan salat berjemaah di masjid Kejati Sulsel.

“Akibat demo tadi warga yang biasanya salat jadi tidak bisa salat asar. Masjid di sini biasa dipakai warga untuk salat,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan mahasiswa menuntut agar Kepala Kejati Sulsel Tarmizi dicopot lantaran dianggap gagal menangkap Soediro Haliman alias Jentang untuk ditangkap dan diadili terkait kasus lahan Buloa.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

 

Pagarnya Diruntuhkan, Kejati Sulsel Akan Laporkan Pendemo karena Rusak Fasilitas Negara 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga