Nurdin Abdullah Hadiri Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah di Gowa

40
  • 8
    Shares

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menghadiri kegiatan Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah, yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf, Jumat (9/11/2018).

Nurdin mengatakan dengan hadirnya di kegiatan ini banyak pelajaran dan ilmu yang ia peroleh. Bahkan minggu depan, model ini Ia akan terapkan di lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Tentu saya mendapat banyak ilmu, yang pertama adalah Jumat ibadah. Ini Insyaallah, Pak Karo Kesra (Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat) akan kita lakukan Minggu depan di Kantor Gubernur. Saya kira ini baik, itu harus kita contoh, dan saya yakin ini akan menular ke kabupaten/kota,” kata Nurdin.

Kegiatan ini juga bisa menjadi bentuk gerakan Revolusi Mental yang terus digaungkan oleh pemerintah.

“Salah satu hal yang positif yang bisa dilakukan yaitu ada di masjid. Dan ini yang sudah dilakukan di Gowa dan ini bukan hanya tingkat kabupaten, tetapi ini ditularkan di tingkat kecamatan bahkan ke sekolah-sekolah, saya kira ini hal yang sangat bagus,” ucap mantan Bupati Bantaeng ini.

Pemerintah Kabupaten Gowa melaksanakan program Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah, baik di masjid dan sekolah yang ada di kabupaten yang bertetangga dengan Kota Makassar ini.

Sementara itu, Adnan menyebutkan, kegiatan ini merupakan budaya dan tradisi yang telah lahir sejak 13 tahun lalu. Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah di Kabupaten Gowa ini telah berjalan, dan telah merambah seluruh desa.

Di tahun 2017 telah menyentuh lembaga pendidikan dibawah koordinasi Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa dan Kementerian Agama Kabupaten Gowa.

“Pencerahan qalbu ibadah ini merupakan sebuah tradisi setiap hari Jum’at sebelum dimulai aktivitas. Baik di perkantoran atau aktivitas lainnya dilakukan pencerahan qalbu ibadah. Bukan bicara tentang kuantitas, minimal setiap minggu ada yang mendoakan kita, agar wilayah kita secara keseluruhan situasinya tetap aman, kondusif, masyarakat tenang dan sejahtera di masa yang akan datang, dan kabupaten ini terhindari dari bencana itu esensinya,” kata Adnan.

Adnan memberikan gambaran sebelum pencerahan ini, Gunung Bawakaraeng mengalami longsor, APBD Gowa tidak sampai Rp 400 miliar.

“Dengan hadirnya ini, Gunung Bawakareang kita tidak pernah lagi longsor dan APBD kita saat ini telah mencapai Rp1,8 triliun, ini berkat doa kita semua,” paparnya.

Untuk Gowa, Adnan memaparkan memiliki beberapa program. Diantaranya, Masjid Agung rampung akhir Desember dengan lengkap perpustakaan, serta lapangan Syekh Yusuf Discovery diselesaikan tahun 2019. Serta pembangunan Rumah Sakit Daerah Syekh Yusuf.

Usai pencerahan qalbu juga dilakukan persiapan bantuan CSR Bank BRI berupa dana bina lingkungan renovasi pembangunan Masjid Nurul Yasin Kantor Bupati Gowa sebesar Rp 500 juta.

Penulis: Jahir
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga