Pihak Unibos Siap Bantu Polisi Usut Pengrusakan Fasilitas Kejati

48

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pimpinan Universitas Bosowa (Unibos) Makassar buka suara soal aksi unjuk rasa mahasiswanya yang berujung pengerusakan terhadap pagar kantor Kejati Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (9/11/2018) sore.

“Kami pun atas nama pimpinan Unibos tidak menghendaki hal demikian dan mengecam tindakan anarkis yang dilakukan oknum mahasiswa,” ujar Wakil Rektor (WR) III Unibos Abdul Haris Hamid saat dikonfirmasi wartawan, Jumat malam.

Haris sendiri juga mengaku turut menyesalkan insiden itu. Ia mengaku siap membantu pihak terkait untuk menemukan oknum mahasiswa yang merusak itu.

“Jadi kami bersama Pimpinan Fakultas sementara bekerja mencari tahu karena foto-foto sudah ada,” katanya.

“Itu ada aturannya. Menyampaikan pendapat di muka umum itu tidak dilarang. Tetapi jangan sampai mengganggu ketertiban umum dan merusak,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan mahasiswa HMI Komisariat Universitas Bosowa Makassar menuntut agar Kepala Kejati Sulsel Tarmizi dicopot lantaran dianggap gagal menangkap Soedirjo Haliman alias Jen Tang yang meruoakan DPO kasus korupsi lahan Buloa.

Mahasiswa yang dilarang masuk ke halaman Kejati Sulsel pun mencoba masuk secara paksa. Tanpa disangka mereka pun nekat merusak pagar pintu keluar Kejati Sulsel hingga rubuh.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga