Makna Hari Pahlawan Bagi Nurdin Abdullah

16

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Sabtu (10/11/18) pagi.

Upacara ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, TNI, Polri, pelajar, dan masyarakat.

NA dalam amanatnya, peringatan Hari Pahlawan bukan hanya sekedar bukan hanya sekedar acara, tetapi harus sarat makna.

“Bukan hanya prosesi, namun substansi dari Peringatan Hari Pahlawan Nasional harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari,” kata NA.

Makna Hari Pahlawan Bagi Nurdin Abdullah 1

Imbuhnya, nilai kepahlawan tidak bersifat statis namun dinamis. Bisa menguatkan bahkan bisa melemahkan. Hari Pahlawan harus menjadi energi baru dan semangat baru mewarisi nilai-nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

Adapun tema dari Hari Pahlawan Nasional ini “Semangat Pahlawan di Dadaku”.

“Oleh karenanya, siapa pun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara Indonesia tanpa terkecuali, dapat berinisiatif mengabdikan diri pada hal-hal kemaslahatan untuk diri sendiri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan negara,” sebutnya.

NA menyampaikan, Negeri ini juga membutuhkan pemuda yang memiliki pandangan global, mampu berkolaborasi untuk bangsa dan kemajuan teknologi untuk menjadikan Indonesia diperhitungkan dalam bersaing dan bersanding dengan negara lain, khususnya ketika negeri ini memasuki era industri 4.0.

Usai upacara dilanjutkan dengan acara tabur bunga ke makam para pahlawan.

Penulis : Jahir Majid
Editor: Azis Kuba

Makna Hari Pahlawan Bagi Nurdin Abdullah 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga