iklan Kareba Parlementa
Sulselsatu
Sulselsatu
iklan Kareba Parlementa

KOMUNITAS: Klub Belajar Sipatokkong, Ikhtiar Menghadirkan Lingkungan Ramah Anak Berkebutuhan Khusus

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tidak semua anak dilahirkan seperti kebanyakan anak lainnya. Pertumbuhan psikologis yang mereka miliki tidak berjalan sebagaimana mestinya. Mereka memiliki bakat-bakat istimewa yang terkadang jauh lebih hebat dari anak-anak normal lainnya. Untuk mendidik mereka pun diperlukan keterampilan khusus dan kesabaran lebih.

Karena keistimewaan inilah mereka disebut Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Sayangnya, tidak semua orang memahaminya. Masyarakat pada umumnya kerap menganggap mereka sebagai anak yang tidak punya kelebihan dan memandang mereka sebelah mata. Berangkat dari fenomena inilah Klub Belajar Sipatokkong hadir di tengah-tengah masyarakat.

Klub ini dibentuk atas inisiatif oleh seorang pria bernama Imran yang memiliki putra pengidap autisme bernama Arung. Biaya terapi yang mahal mendorongnya untuk membuat sebuah wadah yang bisa membantu ABK, khususnya dari masyarakat pra sejahtera.

Ketua Klub Belajar Sipatokkong, Indria Siregar, menuturkan, tarif untuk sekali terapi berkisar dari Rp 100 ribu sampai Rp 180 ribu per sesi. Satu sesi terdiri dari satu hingga satu setengah jam. Hal ini tentu dinilai sangat mahal bagi keluarga pra sejahtera yang memiliki ABK. Maka pada 12 Desember 2018, Imran yang dibantu keempat rekannya yang merupakan terapis membentuk Klub Belajar Sipatokkong.

Iklan Pemerintah Kabupaten BONE

“Jadi makanya Bapak kepikiran untuk paling tidak kalaupun tidak membantu paling tidak kita meringankan. Di sini semua adik dampingan dari masyarakat pra sejahtera,” ujar Indria Siregar kepada Sulselsatu saat ditemui di Sekertariat Klub Belajar Sipatokkong, Jalan Abdullah Daeng Sirua Nomor 58, Minggu, (11/11/2018).

Awal dibentuknya, klub ini beranggotakan 10 anak. Namun dalam perjalanannya, ada 3 orang anak yang dikeluarkan. Setelah itu, klub ini kembali mendapatkan tambahan anggota sebanyak 4 anak. Jadi, total ada 11 anak yang saat ini menjadi anggota Klub Belajar Sipatokkong.

Indria menjelaskan, dua anak yang dikeluarkan tersebut belakangan diketahui tidak berasal dari keluarga pra sejahtera. Padahal, klub ini hanya ditujukan bagi anak berkebutuhan khusus dari keluarga pra sejahtera yang berpenghasilan di bawah Rp 1 juta dan anak dari orang tua tunggal.

Sedangkan satu anak lainnya dikeluarkan karena orangtua anak enggan bekerja sama dengan relawan. Oangtua anak menyerahkan pendampingan sepenuhnya pada para relawan pendamping yang berjumlah 3 orang per anak.

“Karena kan kita paling cuma satu hingga dua jam. Selebihnya kan orangtua, harusnya orangtua lebih berperan aktif untuk bantu anaknya. Tapi nda mereka lakukan. Mereka dikeluarkan karena nda mau lanjut komitmen,” kata Indria.

Lebih lanjut dia mengatakan, anak-anak dalam klub ini dilatih untuk menjadi lebih mandiri dengan target satu pendamping per anak. Dengan demikian, nantinya relawan lain yang datang dari berbagai latar belakang ini akan dioper ke anak lain yang masih perlu pendampingan lebih atau mencari anak lain yang juga butuh bantuan.

Dalam pendampingannya, biasanya relawan yang akan mendatangi si anak langsung di rumahnya. Relawan pendamping yang terdiri dari 3 orang itu tidak boleh datang bersamaan. Hal ini agar si anak tidak merasa lelah dan bosan ketika belajar. Sebab, materi yang diajarkan masih cenderung hampir sama semua. Kecuali jika memang ada materi yang harus dikerjakan bersama misalnya bermain.

Bermain pun tidak asal main. Permainan yang diberikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus ini harus yang bermanfaat dalam merangsang perkembangan motorik halus, seperti bermain tangkap ikan, memerah susu, dan mencari binatang di dalam pasir.

“Yang dipelajari anak-anak di sini tergantung, kan ada proses assesement. Jadi, kita lihat secara psikologis dia emosinya di mana. Umur perkembangannya di mana. Karena kan umur perkembangan dan umur kalender itu pasti beda. Nanti kemampuannya di usia lima tahun padahal anaknya sudah 15 tahun. Jadi itulah yang kita kejar,” katanya.

Indria mengatakan, tidak ada patokan usia khusus untuk keanggotaan. Namun dalam anggota dalam klub ini, anggota berusia paling muda berusia 4 hingga 17 tahun. Adapun anak-anak yang menjadi anggota merupakan anak berkebutuhan khusus yang mengalami gangguan perkembangan psikologis, yakni global delay, down sindrome, autism, dan cereblal palsy.

“Untuk saat kita fokus dulu sama anak-anak yang butuh pendampingan psikologis. Ke depannya kita juga harap untuk anak-anak yang buta tuli tapi tergantung lagi dari relawannya,” tandasnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Iklan PDAM
...

Kasus OTT Disdik Sidrap, Tersangka Curiga Bakal Jadi Tumbal

SIDRAP - Keluarga Ahmad, tersangka kasus OTT Dinas Pendidikan Sidrap mengancam akan membeberkan ke publik aliran dana pungutan liar atau fee proyek Disdik. Adik ipar...

Putra Dollah Mando ke Rutan Polda Minta Barang Bukti ke Tersangka

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Putra Bupati Sidrap Dollah Mando, M Yusuf alias Doni dikabarkan mendatangi tersangka kasus OTT Disdik Sidrap, Syahrul Syam di Rutan Polda...

Akal Bulus Pria Ini Ajak Istrinya “Digoyang” Pria Lain

SULSELSATU.com, SURABAYA - Subdit IV Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur telah menetapkan EH, tersangka kasus bisnis prostitusi pesta seks tukar pasangan...

Kasus OTT Disdik Sidrap, Tersangka Siap Beberkan Peran Dollah Mando

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Tersangka kasus pemotongan DAK Fisik Pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap, Ahmad, siap membeberkan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus yang menyeretnya...
video

VIDEO: Video Pelajar Diduga Mesum Beredar, Ini Klarifikasi Pihak Sekolah

SULSELSATU.com, PAREPARE - Video pelajar SMK yang diduga mesum di Kota Parepare beredar dan sempat viral. Video berdurasi duabelas detik ini direkam dalam kelas, di...

Bonek Persebaya Titip Nama di NASA untuk Dibawa ke Planet Mars

SULSELSATU.com, SURABAYA - Anggota Bonek Writer Forum sekaligus dosen fisika Universitas Achmad Dahlan Yogyakarta, Yudhiakto Pramudya mendaftarkan nama Bonek Persebaya untuk dibawa ke Planet...

Tips Memasak Steak Daging Agar Empuk dan Tidak Keras

SULSELSATU.com - Munculnya kreasi kuliner baru karena selera pasar atau konsumen yang menyukai variasi cita rasa baru di dalam makanan, termasuk Steak. Peluang ini...
video

VIDEO: Program Bayi Tabung, Irwansyah Ajak Bicara Embrio di Perut Zaskia Sungkar

SULSELSATU.com - Pasangan artis Zaskia Sungkar dan Irwansyah telah membina rumah tangga sejak 15 Januari 2011 lalu, hingga kini pasangan tersebut belum dikarunai anak. Tak...
Dinas Pendidikan

GALERI FOTO: Kejari Makassar Musnahkan Ratusan Barang Bukti

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar melakukan pemusnaan ratusan barang bukti di Kantor Kejaksaan Negeri Makassar, Jalan Amanagappa, Makassar, Rabu (11/4/2018). Pemusnahan tersebut merupakan...

Baca Juga

Tahun Ini Fadli Ananda Kurban 5 Ekor Sapi, 2 Kambing

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pada hari Raya Iduladha tahun ini Dokter Fadli Ananda menyembelih 7 hewan kurban yang distribusikan di 5 lokasi, yaitu Maccini Sombala...

WhatsApp Bakal Luncurkan 138 Emoji Baru di Android

JAKARTA - WhatsApp bakal meluncurkan 138 emoji baru. Namun dalam tahap uji coba ini, baru diluncurkan di versi Android. Emoji-emoji ini pertama kali dilihat oleh...

Tukarkan Segera, 6 Pecahan Rupiah Ini Tak Laku Lagi Tahun Depan

SULSELSATU.com, JAKARTA - Tahun depan, enam pecahan uang rupiah yang sudah dicabut dari peredaran tak bisa lagi ditukarkan. Uang pecahan ini sebenarnya sudah dicabut...

Proteksi Keluarga dari Corona, Rudy Djamaluddin Salat Idul Adha di Rumah

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin memilih menunaikan salat Idul Adha di kediaman pribadinya. Menurut Rudy, di masa pandemi ini salat Idul...

TERKINI

TGTPP Parepare Dapat Bantuan APD Dari MNC Group

SULSELSATU.com, PAREPARE - Tim Gugus Tugas Pecegahan dan Penanganan Covid-19 Kota...

Pemkab Gowa Rayakan Hari Anak Secara Virtual

SULSELSATU.com, GOWA - Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Gowa tahun...
video

VIDEO: Air Sungai Masamba Kembali Meluap, Warga Berhamburan

SULSELSATU.com - Air sungai di Masamba, Luwu Utara kembali meluap, Selasa...

Ibu Hamil Positif Corona Sukses Jalani Operasi Sesar di RSUD Parepare

SULSELSATU.com, PAREPARE - Salah seorang Ibu hamil dikonfirmasi positif Virus Corona...

Disebut Bakal Jabat Kadisdik Sulsel, Ini Kata Prof Jufri

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA)bBlak-blakan menyebut nama Dekan...
video

VIDEO: Viral, ART Masukan Masker ke Celana Dalam

SULSELSATU.com - Sebuah video memperlihatkan seorang wanita yang diduga Asisten Rumah...
video

VIDEO: Demo Tolak Kenaikan BPJS di Makassar Ricuh

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Makassar melakukan aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar (16/9/2019). Aksi tersebut...