Warga Pesisir Makassar Ini Tolak Program KotaKu

18
Romlah, warga Kelurahan Tallo yang menolak program KotaKU. (Sulselsatu/Asrhawi Muin)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masyarakat pesisir menolak proyek Kota Tanpa Kumuh (KotaKu). Penolakan tersebut disampaikan karena mereka khawatir hal itu hanya dalih pemerintah untuk menyingkirkan mereka.

Diketahui, KotaKu merupakan salah satu proyek yang didanai oleh Bank Dunia dalam bentuk pinjaman. Proyek yang merupakan salah satu upaya strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini melihat masyarakat dan kawasan pesisir pantai Sulsel, khususnya Makassar merupakan kawasan kumuh yang penting untuk ditata.

Hal itulah yang kemudian ditolak oleh masyarakat setempat. Salah seorang warga Kelurahan Tallo, Romlah mengaku keberatan dengan kebijakan itu. Menurutnya, pemerintah tidak perlu ikut campur soal keadaan rumah mereka yang dinilai kumuh.

“Jangan meki perbaiki rumahku. Biar mi begitu. Biar pemerintah mau menata rumah kami. Masa rumah kami mau diganti 4 x 8 na banyak anakku padahal rumahku sudah 8 meter,” kata Romlah, Minggu, (11/11/2018).

Dia mengatakan, jika memang pemerintah berniat baik untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat pesisir, maka hendaknya mengentikan proyek reklamasi pantai yang dianggap merampas lahan mata pencaharian mereka.

“Pemerintah bilang rumah kami kumuh. Walaupun kumuh kalau kita tidak diganggu bahagia jki. Intinya, kami mau reklamasi nda usah ditambah, karena sudah terlalu merugikan,” harapnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga