Draf KUA-PPAS Belum Disetujui, Rapat Paripurna DPRD Sulsel Ditunda

16
  • 2
    Shares
Ruang Paripurna DPRD Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rapat Paripurna Penanda tanganan Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Provinsi Sulsel dengan DPRD Sulsel tentang Draf Rancangan Awal RPJMD ( Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tahun 2018-2023 batal digelar.

Padahal sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sebagian anggota dewan telah memasuki ruang rapat dan duduk dibangkunya masing-masing. Namun, mereka akhirnya membubarkan diri meski tak ada pemberitahuan resmi terkait pembatalan tersebut.

Koordinator Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel, Ni’matullah Erbe akhirnya membeberkan alasan pembatalan rapat paripurna tersebut.

Menurutnya dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang diserahkan oleh pihak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Sulsel belum mendapat persetujuan dari pihak Banggar DPRD Sulsel.

“KUA-PPAS yang telah diketok palu di DPRD Sulsel pada Oktober lalu, ternyata setelah dikaji oleh TAPD Pemprov itu ada beberapa item yang diubah disana. Item-item yang diubah tersebut belum pernah disampaikan kepada dewan. Maka teman-teman di Banggar sepakat meminta ada penjelasan tertulis dari TAPD tentang perubahan item-item tersebut,” tutur Ulla, sapaan akrab Ni’matullah saat ditemui diruang kerjanya.

Jika KUA-PPAS tersebut belum mendapat persetujuan kembali oleh Banggar, menurut Ulla, maka tidak boleh dilanjutkan ke penandatanganan Nota Kesepakatan.

“Karena KUA-PPAS belum disepakati, tentu kita tidak boleh lanjut ke nota keuangan karena belum clear. Kita belum setuju. Kita kasih kesempatan sampai besok (Selasa, 13/11/2018) pagi untuk TAPD membuat penjelasan tertulis tentang angka-angka yang berubah itu. Saya kira kalau besok sudah clear penjelasannya, maka teman-teman di Banggar tidak ada masalah. Mungkin kita bisa lanjut besok siang untuk paripurna,” tutupnya

Sementara itu, Anggota Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Pemprov Sulsel, Jayadi Nas mengatakan, pihaknya belum tahu persis alasan dibatalkan rapat paripurna tersebut. Tetapi, kata dia, ada pembahasan lanjutan Banggar DPRD yang perlu dikaji kembali sebelum rapat dilaksanakan.

“Mungkin ada hasil baru dari rapat Banggar DPRD tadi, jadi akan dilanjut besok, katanya ada beberapa pertanyaan di usul dari dewan yang butuh penjelasan lebih lanjut dan ini adalah hak dewan,” ujarnya.

Penulis : Jahir Majid
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga