Kemarau Panjang, Harga Beras di Pasar Tradisional Terpantau Normal

13
Pedagang menata berasnya jualannya di Pasar Terong, Makassar, Selasa (30/10/2018). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Makassar terpantau normal. Berdasarkan pantauan sulselsatu.com, beras dengan jenis premium masih dalam harga normal yakni berkisar Rp 9 ribu hingga 10 ribu per kilogramnya.

Sementara untuk beras dengan kualitas standar medium masih normal di kisaran Rp 8 ribu hingga 9 ribu per kilogramnya.

Salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Hertasning, Makassar, Andi Wulan mengatakan, harga beras masih normal hingga saat ini. Beras jenis medium, dijualnya dengan harga Rp 8.600 per kilogramnya.

“Dan, untuk beras jenis premium, harganya juga masih terbilang standar yaitu seharga Rp 10 ribu kilogramnya. Saya ambil beras dari distributor jadi masih normal, tapi mengalami kenaikan jika sudah tangan ketiga,” ungkapnya kepada Sulselsatu.com, Selasa (13/11/2018).

Ia mengaku saat musim panen kemarin, dirinya mengambil beras dari berbagai kabupaten diantaranya yaitu Sidrap, Pangkep, dan Bone. Di kabupaten ini, Andi Wulan mengambil beras secara langsung dari penggilingan.

Namun di akhir tahun ini, ia mengambil beras dari Pangkep, Palopo, dan Bone yang masih panen karena beberapa kabupaten lainnya sudah berhenti.

Harga yang sama juga berlaku di Pasar Tradisional Toddopuli Makassar. Salah seorang pedagang, Almirah menjual beras jenis medium berkisar diharga Rp 8-9 ribu per kilogramnya.

“Sedangkan untuk beras dengan jenis premiumnya, dijual dengan harga Rp 9,800 per kilogramnya. Harganya masih normal,” katanya.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga