Pemkot Bakal Nilai Kinerja Pegawai Berbasis Aplikasi

24
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menjelaskan sistem penilaian kinerja berbasi aplikasi kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah di Hotel Asyra. Selasa (13/11/2018). (Sulselsatu/Mawar A. Pasakai)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar bakal menerapkan sistem penilaian kinerja berbasis elektronik E-Kinerja untuk mengukur kinerja pegawai.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan, penerapan e-Kinerja dilakukan untuk memudahkan penghitungan pemberian tunjangan kinerja bagi pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Inovasi ini kita adopsi dari Pemerintah Bandung. Mereka sudah lebih dahulu terapkan, kenapa kita tidak coba mengakomodir itu. Mereka juga terapkan Home Care inovasi dari kita,” kata Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto usai membuka sosialisasi aplikasi kinerja berbasis elektronik di Hotel Asyra, Selasa (13/11/2018).

Untuk itu, Danny memerintahkan seluruh SKPD untuk memasukkan kembali data kinerja ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Ia memprediksi anggaran untuk membayar tunjangan kinerja pegawai tahun 2019 mencapai Rp700 miliar.

Meski begitu, ia menyebut angka Rp700 miliar tersebut hanya bisa dianggarakan apabila Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pemerintah kota Makassar mencapai Rp 5 triliun.

“APBD kita masih Rp 4,2 triliun kan jadi saya bilang jangan dulu semua. Bertahap dulu karena kita sudah sampai 71-72 persen belanja modal itu luar biasa sekali. Tidak ada daerah di Indoensia yang bisa tembus 70 persen, lantas datang tiba-tiba tukin, maka dia bisa jadi sisa 60 persen tidak apa-apa yang penting semua murni. Kita akan mempersiapkan langkah demi langkah untuk itu,” ucap Danny.

Penulis: Mawar A. Pasakai
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

video

Baca Juga